Anda mungkin selama ini sudah merasa menjadi seorang istri yang baik dan menjadi penolong. Tapi apakah pemikiran itu sesuai dengan kenyataan yang ada? Tanpa anda sadari Anda sebenarnya melakukan hal-hal manipulatif seperti berikut ini.
1. Mengeluh dan Mengomel
Seperti keran yang bocor bukan tidak mungkin kita selama ini telah memanipulasi suami dengan terus menerus mengeluh dan mengomel untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, entah itu uang belanja ekstra, barang tertentu, dan sebagainya.
2. Membuat suami Anda bungkam
Tanpa sadar mungkin Anda pernah menginterupsinya saat berbicara dan memintanya diam. Silahkan berbicara mengungkapkan apa yang Anda pikirkan, tapi jangan lupakan bahwa suami juga memiliki hak untuk berbicara.
3. Menyalahkannya
Jangan menyalahkan pasangan Anda atas ketidak bahagiaan, kemarahan dan kesedihan Anda. Anda mungkin berkata : Andai saja penghasilanmu lebih besar, dirumah lebih sering, punya pekerjaan yang lebih bergensi, lebih sering menemani anak, dan andai-andai yang lain.
4. Menganggapnya Peramal
Dalam diam, Anda juga bisa memanipulasi. Ini terjadi saat Anda berharap Ia layaknya seorang peramal yang mampu membaca pikiran dan gerak tubuh Anda. Ketika ditanya kenapa olehnya, Anda hanya diam dan mengeluarkan napas panjang atau membulatkan bibir. Anda menjawabpun, paling hanya singkat yang keluar dari mulut dengan ketus : “tidak apa-apa” “terserah” dsb.
5. Membuat Suara Gaduh
Pernahkah Anda jengkel melihat pasangan Anda diam saja padahal Anda sedang sibuk dan memerlukan bantuannya? Apakah Anda sudah meminta tolong dengan baik-baik untuk membantu Anda? Atau yang Anda lakukan selama ini hanya menaruh piring keras-keras, atau menyodokan sapu ke kakinya agar sadar bahwa Anda butuh bantuannya? Ini juga merupakan sikap manipulasi.
6. Mengancamnya
“Jika kamu tidak bisa membayar tagihan bulan ini, malam ini kamu tidur di sofa saja”. Jangan pernah mengancam pasanganmu, terutama masalah kewajiban dan keintiman rumah tangga.
7. Membuatnya merasa bersalah dan kurang
“Aku kusut seperti ini karena kamu tidak pernah memberikan cukup uang untuk perawatan” kata-kata yang membuat pasangan Anda merasa bersalah atas apa yang kita rasakan, merasa kurang dan tidak menghargai apa yang sudah ia lakukan untuk keluarga juga adalah sikap manipulatif.
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *