Salah satu jenis busana yang sering dipakai oleh hampir semua kalangan karena sifatnya yang sangat nyaman dipakai adalah kaos. Tahukah Anda kenapa kaos sangat nyaman dipakai? Hal tersebut sebenarnya mengacu kepada jenis-jenis bahan kaos yang digunakan adalah murni cotton combed. Jenis cotton combed memiliki serat-serat yang halus dan mudah menyerap keringat. Bahan tersebut memiliki grade atau tingkatan-tingkatan berdasarkan pada jenis rajutan dan ketebalan.

Ketebalan pada kaos tersebut diberi sebuah simbol yang merupakan perpaduan antara angka dan huruf s yang merupakan singkatan dari single knit. Semakin kecil angka yang dicantumkan maka semakin besar ketebalan kaos tersebut. Demikian juga, semakin besar angkanya maka semakin kecil ketebalannya (tipis). Jenis-jenis bahan kaos berdasarkan jenis rajutan dilihat dari seberapa banyak jumlah jarumnya. Jumlah jarum dibagi menjadi dua yakni jarum tunggal dan jarum ganda.

Jenis rajutan sendiri dibagi menjadi single knit yang biasa disingkat s, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dan double knit yang biasa disingkat dengan huruf d.Lalu apa perbedaan antara dua jenis rajutan tersebut?Hasil rajutan single knit yang menggunakan satu jarum biasanya lebih padat dan kurang lentur. Bagian luar cenderung lebih halus dari pada yang ada di dalam. Sedangkan hasil rajutan double knit yang menggunakan jarum ganda terlihat lebih lentur dan halus dari dua sisi.

Berikut adalah jenis-jenis bahan kaos dimulai dari tingkat ketebalannya:

1. Tipe Bahan Kaos 20s

Bahan kaos tersebut menggunakan benang 20 untuk dijadikan bahan kain yang memiliki gramasi antara 180 sampai 220 gr/m2. Jenis rajutan yang digunakan adalah jarum tunggal. Bahan kaos 20s merupakan bahan yang memiliki ketebalan paling tinggi di antara bahan kaos lainnya.

2. Tipe Bahan Kaos 24s

Bahan kaos 24s menggunakan tipe benang 24 untuk dijadikan bahan kain yang memiliki gramasi antara 170 sampai 210 gr/m2. Jenis rajutan yang dipakai menggunakan jarum tunggal. Bahan kaos 24s lebih tipis daripada bahan kaos 20s tapi tetap membuat para pemakainya merasa nyaman.

3. Tipe Bahan Kaos 30s

Jenis-jenis bahan kaos seperti tipe bahan kaos 30s menggunakan tipe benang 30 untuk dijadikan bahan kain dengan tingkat gramasi antara 140 hingga 160 gr/m2. Jenis rajutan yang digunakan adalah jarum tunggal. Apabila menggunakan jarum ganda, maka tingkat gramasi lebih tinggi dari 210 hingga 230 gr/m2. Bahan kaos 30s lebih tipis dari pada bahan kaos 24s.

4. Tipe Bahan Kaos 40s

Bahan kaos 40s memakai tip benang 40 yang mana memilki tingkat gramasi antara 110 hingga 120 gr/m2. Jenis rajutan yang digunakan adalah jarum tunggal. Apabila menggunakan jarum ganda, maka tingkat gramasi akan lebih tinggi dari 180 hingga 230 gr/m2. Bahan kaos 40s merupakan bahan yang paling tipis di antara bahan kaos yang lainnya.

Setelah Anda mengetahui perbedaaan antara bahan kaos mulai dari 20s hingga 40s, tentunya Anda akan lebih bijak dalam memilih jenis-jenis bahan kaos. Apabila Anda menginginkan bahan kaos yang lebih lembut dan nyaman, pilihlah bahan yang memiliki tingkat ketebalan yang tinggi yakni 20s dan 24s. Lalu bagaimana dengan harga bahan kaos tersebut? Harga sebenarnya merupakan hal yang relatif, bahan kaos yang paling tebal biasanya memang lebih mahal. Namun faktanya, harga bahan kaos sering kali tergantung pada permintaan pasar sehingga Anda bisa mendapatkan bahan bagus dengan harga murah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *