Dewasa ini, kadang sering kali kita berpikir bagaimana caranya kita bisa berhenti memikirkan opini orang lain tentang hidup kita? Gimana caranya agar kita tidak membiarkan orang lain mengatur hidup kita?

Caranya adalah dengan meningkatkan keterampilan berpikir kritis kita. Mengapa penting untuk melatih keterampilan berpikir kritis kita?

Saat kita menjalani hidup, penting bagi kita untuk tidak menerima begitu saja semua yang kita lihat, dengar, dan amati. Sebaliknya, kita harus membentuk opini kita sendiri dan bertanya pada diri sendiri mengapa hal-hal ini penting, terlepas dari mengapa hal itu menjadi lebih atau kurang penting bagi orang lain. Jika kita mendengar pendapat atau mendapat nasihat dari orang lain, kita harus memperlakukan komentar mereka dengan hati-hati. Mengapa? Karena itu seperti mendengarkan mereka menceritakan otobiografinya yang penuh dengan pengalaman hidup mereka sendiri (serta latar belakang budaya mereka, cara mereka dibesarkan, pendidikan yang mereka terima atau tidak terima), kesalahan yang mereka buat, ketakutan atau kekhawatiran pribadi, tujuan yang menurut mereka penting bagi mereka, nilai yang mereka tempatkan tinggi di atas yang lain dan yang mungkin atau mungkin tidak selaras dengan tujuan dan nilai kita sendiri.

Hanya karena seseorang memberi tahu kita mengenai apa yang mereka pikirkan tentang sesuatu, tidak otomatis menjadikan hal tersebut adalah fakta. Itu hanya sebatas versi realitas dari sudut pandang mereka saja. Apa yang mereka pikirkan, bagaimana perasaan mereka, mengapa mereka menganggap hal itu penting untuk dibicarakan, kemungkinan besar, hal itu bukanlah arti realitas bagi kita sendiri. Karena pada dasarnya, kita semua punya arti realitas kita sendiri tanpa harus ada campur tangan urusannya dengan opini orang lain, dan hal tersebut bisa kita dapatkan melalui cara kita untuk berpikir kritis.

 

caption: https://www.pexels.com/id-id/@noellegracephotos

 

Bagaimana kita dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis kita setiap hari?

Kita harus bisa membuka diri kita pada sudut pandang yang berbeda misalnya, tentang sejarah dunia, filsafat, politik, sastra, latihan spiritual, seni, sains, teknologi, dll. Sehingga kita melihat betapa berbedanya perspektif orang lain terhadap suatu topik. Kita juga dapat memahami bahwa pemahaman orang lain akan pun akan berbeda meski memandang sesuatu yang sama. Dengan begitu kita pun menjadi lebih menghargai perbedaan dan bisa merefleksikanya pada diri sendiri.

Untuk lebih memahami cara kerja sesuatu, ajukan pertanyaan setiap kali ada kesempatan; bukan hanya pertanyaan yang orang lain bisa jawab dengan ‘ya’ atau ‘tidak’; ajukan pertanyaan terbuka yang dimulai dengan mengapa dan bagaimana. Kumpulkan informasi yang mendukung dan menentang suatu masalah sehingga Anda dapat melihatnya dari semua sudut.

Saring informasi yang kamu kumpulkan tentang apa yang penting bagimu berdasarkan tujuan, nilai, dan prioritas pribadi Anda dan cari tahu apa yang dapat kamu pelajari darinya.

Ketika seseorang memberikan pendapat atau nasihat mereka tentang apa yang harus kamu lakukan, tanyakan pada dirimu sendiri hal-hal berikut ini: Apakah pendapat atau nasihat mereka sejalan dengan nilai-nilai pribadi saya? Bagaimana saya mendapat manfaat dari menilai pendapat mereka atau mengikuti nasihat mereka? Apakah saya menanggapi komentar orang dengan serius atau saya hanya mencari persetujuan mereka; apakah saya ingin meniru mereka karena saya mengaguminya, atau apakah saya hanya ingin disukai sehingga saya dapat memiliki lebih banyak teman?

Memahami motif perilaku diri sendiri itu penting karena dengan begitu kita dapat menyesuaikan tindakan kita, mengalami pertumbuhan pribadi, dan belajar dari setiap pertemuan dengan orang-orang baru yang ada di sekitar kita.

People know your name, not your story. So, don’t let other people’s opinion guide your life.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *