Setiap bulan April, tentunya kita akan selalu memperingati Hari Kartini, hari untuk mengingat betapa besarnya perjuangan sesosok Kartini, pahlawan wanita Indonesia. Kartini dilahirkan dan dibesarkan oleh keluarga bangsawan Jawa sehingga beliau mendapatkan akses pendidikan dengan mudah. Beliau belajar bahasa Belanda di ELS (Europese Lagere School).

Ketika beliau fasih berbahasa Belanda, beliau sering berkirim surat kepada teman-temannya di Belanda. Tertarik kepada isi surat yang menceritakan kemajuan pola pikir wanita Eropa pada saat itu, membuat Kartini ingin memeperjuangkan hak-hak kaum wanita Indonesia yang masih dianggap rendah pada saat itu. Maka dari itu, beliau mendirikan sekolah wanita pertama di Indonesia.

Apakah Anda penasaran tentang fakta unik dari R.A. Kartini? Berikut adalah beberapa fakta unik dari R.A. Kartini yang wajib Anda simak:

1. Tidak Ingin Dipanggil R.A. Kartini

Nama asli yang diberikan oleh orang tua beliau adalah Raden Adjeng Kartini atau biasa dipanggil dengan Raden Ayu Kartini. Pada kenyataannya, beliau tidak ingin dipanggil dengan nama Raden Ayu karena merasa tidak nyaman dengan panggilan tersebut. Beliau memiliki sebuah pendapat bahwa nama Raden Ayu tidak pantas disematkan ke dalam namanya dan tidak perlu untuk dibangga-banggakan.

2. Nama Beliau sebagai Nama Jalan di Belanda

Fakta unik dari RA Kartini yang kedua adalah ada beberapa nama jalan protokol di Belanda yang menggunakan nama Kartini. Beliau memang dikenal memiliki keterikatan kuat dengan bangsa Belanda. Sejak beliau masih remaja, Beliau sering berkomunikasi dengan teman-temannya yang ada di Belanda melalui surat-surat yang beliau tulis dalam bahasa Belanda. Nama Kartini terpampang jelas di jalan kota Amsterdam, Utrecht, Harleem, dan Veerlo.

3. Buku “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang Fenomenal

Pasti Anda pernah mendengar buku R.A. Kartini yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang” bukan? Namun, tahukah Anda bahwa buku tersebut sebenarnya disusun oleh seorang Mentri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan pada masa pemerintahan Belanda yang bernama J.H. Abendanon. Buku tersebut disusun setelah J.H. Abendanon berhasil mengumpulkan surat-surat RA. Kartini yang dikirimkan ke Belanda. Sebelumnya, buku tersebut berjudul “Dari Gelap Menuju Terang”.

4. Ibu R.A. Kartini yang Merupakan Anak Seorang Selir

Fakta unik dari R.A. Kartini selanjutnya adalah tentang beliau yang merupakan anak seorang selir seorang patih yang bernama Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat. Ibu beliau yang bernama M.A. Ngasirah merupakan anak seorang guru agama di Jepara. Walaupun begitu, masa kecil R.A. Kartini diperhatikan penuh oleh kedua orang tuanya hingga beliau bisa mengenyam pendidikan yang layak.

5. Kontroversi R.A. Kartini sebagai Pahlawan Nasional

Walau R.A. Kartini dikenal sebagai sesosok pahlawan wanita yang tangguh, namun masih saja ada perdebatan di antara kalangan sejarawan akan jasa-jasa beliau yang dikenal dengan emansipasi wanitanya. Hal tersebut mengacu keabsahan dari buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Sampai sekarang, tidak ada satu orang pun yang pernah melihat surat-surat asli yang ditulis oleh beliau.

Demikianlah 5 fakta unik dari R.A. Kartini yang bisa Anda pelajari. Terlepas dari kontroversi yang telah disebutkan sebelumnya, R.A. Kartini terbukti telah membawa dampak baik kepada seluruh wanita sebagai penerus bangsa Indonesia. Dengan adanya emansipasi wanita, maka semua gender berhak mendapatkan pendidikan, pekerjaan yang layak, serta kesempatan ingin terus bertumbuh kembang. Jasa-jasa Kartini sangatlah berarti demi kemajuan bangsa Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *