5 Cara Sederhana Agar Kita Selalu Positif dan Bersyukur

Selamat datang bulan Juni!

Tidak terasa di tahun 2021 ini kita sudah sampai di bulan Juni. Seperti yang kita ketahui, tahun ini memang bukan tahun yang menyenangkan bagi sebagian banyak orang, mungkin saja termasuk dari salah satu dari kalian yang membaca tulisan ini. Tetapi mungkin juga tahun ini merupakan tahun keberuntungan bagi sebagian dari kalian yang membaca tulisan ini. Meskipun begitu, mau bagaimanapun keadaan kita saat ini, karena kehidupan itu bagaikan roda yang berputar, semua akan ada waktunya untuk berputar. Tapi ada satu hal yang harus kita semua ingat, yaitu selalu bersyukur dan senantiasa berpikir positif. Bagaimana caranya agar kita bisa terus bersyukur dan memiliki pikiran yang positif?

Simak ulasannya berikut ini!

Fokus Pada Apa yang Kita Inginkan

sumber:https://www.pexels.com/id-id/@olly

Selalu fokus pada apa yang kita inginkan daripada apa yang tidak kita miliki. Kesalahan yang kebanyakan kita sering lakukan ketika memiliki masalah adalah membicarakannya terus menerus secara berulang-ulang dan tidak berfokus pada hasil akhir. Jadi bukannya berfokus pada apa yang kita inginkan untuk mencapai, kita malah terlalu fokus pada masalah yang sedang kita hadapi. Misalnya, kita menginginkan untuk mendapat nilai bagus dikelas, tetapi di dalam kelas tersebut banyak teman-teman kita yang lebih pintar, bukannya kita berusaha untuk lebih rajin belajar supaya bisa bersaing dengan mereka, kita malah terus-terusan meratapi dan pasrah kalau kita tidak bisa bersaing dengan mereka.

Hal tersebut adalah perumpamaan dimana permasalahan serupa seperti itu sering kita temui dengan kasus yang berbeda. Jadi, daripada kita terlalu fokus terhadap apa yang menjadi masalah kita, kita seharusnya fokus pada apa yang kita inginkan di akhir dan menjadikan hal tesebut sebagai motivasi dalam hidup agar bisa mendapatkannya.

Hidup dan Belajar

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@eternalhappiness

Seperti yang sudah kita semua ketahui bahwa guru terbaik adalah pengalaman, jadi ketahuilah bahwa setiap masalah pasti datang dengan pelajaran. Selalu ada pelajaran dalam segala hal yang terjadi pada kita, dan tugas kita selanjutnya adalah harus mencari apa pelajaran itu dan menguasainya. Karena seperti yang dikatakan Konfusius: “Jika Anda membuat kesalahan dan tidak memperbaikinya, ini disebut kesalahan.”

Jadi, jika kita berbuat kesalalaha, tidak apa-apa. Semua manusia pasti pernah berbuat salah, namun kesalahan itu akan lebih bermakna kalau kita belajar darinya dan menjadikan kesalahan itu sebagai pelajaran hidup yang bisa kita terapkan.

Stop Overthinking

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@olly

 

Jangan percaya semua yang kita pikirkan karena pikiran kita tidak selalu salah, namun tidak selalu benar juga. Masalah kita tidak sebesar pikiran yang mencoba meyakinkan kita, dan jika kita memilih untuk mempercayai setiap hal negatif meskipun yang terlintas dalam pikiran kita, maka kita malah akan selalu mendapat masalah. Kita boleh waspada, namun jangan sampai pikiran tersebut yang malah justru menguasai kita, kitalah yang seharusnya menguasai dan mengendalikan pikiran kita.

Apa yang kita sugestikan pada diri kita, maka itulah yang akan terjadi, maka dari itu usahakanlah untuk tidak terlalu sering dan larut dalam pemikiran-pemikiran yang negatif karena hal tesebut akan mempengaruhi alam bawah sadar kita dan membuat sugesti tersebut menjadi kenyataan. Tetapi jika kita selalu senantiasa berpikiran positif, maka alam bawah sadar kitapun akan menjadi positif juga dan hal tersebut akan terbawa pad diri kita sendiri.

Selalu Bersyukur

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@eternalhappiness

Usahakan untuk selalu mengungkapkan rasa terima kasih kita atas segala sesuatu yang terjadi pada diri, baik atau buruk, dan termasuk juga untuk setiap orang yang berinteraksi dengan kita. Semakin banyak kita memilih untuk mengungkapkan rasa terima kasih, semakin banyak alasan yang kita miliki untuk mengungkapkan rasa terima kasih kita, dan ketika kita menjadi terlalu sibuk dan berfokus pada banyak hal yang kita syukuri, kita tidak akan lagi merasa kurang atau khawatir tentang apa yang kita miliki dan tidak kita miliki. Ketika kita selalu bersyukur maka tidak ada lagi ruang tersisa untuk stres dan kekhawatiran di diri kita.

It’s Okay to be Not Okay

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@pavel-danilyuk

 

Ketika kita mencoba melakukan segalanya dengan sempurna, seringnya kita akan menghadapi stres dan pusing sendiri karena tidak mungkin untuk menjadi sempurna dalam segala hal yang kita lakukan. Jangan terlalu memaksakan. Terimalah segala sesuatu sebagaimana adanya tanpa kita mencoba untuk mengubahnya, tanpa berusaha melawannya. Ikuti arus, dan ketahuilah bahwa hidup tidak dimaksudkan untuk menjadi perjuangan sepanjang waktu.

Namun, hal ini bukan berarti kita diharuskan untuk pasrah dengan hidup dan membuat kita tidak berusaha untuk mengejarnya. Tetapi lebih kepada segala sesuatu yang tidak sempurna itu wajar dan kita semua memiliki ketidaksempurnaan itu. Imperfection is okay. Kalau kita sudah melakukannya semaksimal mungkin dengan menggunakan seluruh tenaga yang kita miliki namun tetap menghasilkan sesuatu yang tidak sempurna, ya tidak apa-apa. Karena memang tidak ada yang sempurna di dunia ini, jadi tidak perlu susah-susah mengejar apa yang memang tidak pernah ada. Bersyukur dan menerima adalah kuncinya.

Nah, jadi kalau kita sudah mengerti tentang kelima poin diatas, kita akan selalu senantiasa berpikir positif dan selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki dan juga bersyukur dengan apa yang tidak kita miliki. Tetap berusaha, tetap semangat dan selalu bersyukur!

No More “I Hate Monday”

Setelah melewati weekend, yang terpikirkan oleh kita biasanya adalah “kenapa waktu berjalan begitu cepat? Dan hari Senin pun tiba. Hari Senin adalah hal yang menakutkan untuk beberapa orang. Perasaan malas membuat kamu merasa tidak nyaman dengan hari Senin. Tapi setelah weekend berakhir, perasaan lesu, lelah dan tidak semangat akan muncul saat menghadapi hari Senin. Nah, bisa jadi kamu sedang mengalami Monday Blues, dimana perasaan bosan dan tidak bersemangat dirasakan saat menjelang hari Senin. Walaupun terdengar sepele, jika dibiarkan akan berdampak negatif pada kinerja, produktivitas, dan lingkungan kerja kita, lho!

Eitss, tenang aja! Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi I hate Monday jadi I love Monday.

Stop Bekerja Terlalu Keras

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@andrew

 

STOP bekerja sangat keras. Arti dari “stop” disini bukan berarti kita haus berhenti bekerja. Tetapi stop bekerja terlalu keras sampai tidak memperdulikan keadaan dirimu sendiri. Mereka yang bekerja terlalu keras sampai melupakan dirinya sendiri saja berharap mereka tidak bekerja begitu keras karena pada akhirnya hal tersebut benar-benar menghilangkan kegembiraan mereka. Namun ditekankan sekali lagi, arti stop disini tidak menganjurkanmu untuk berhenti dari pekerjaanmu. Bekerjalah secukupnya, lalu istrirahatlah seperlunya agar kita bisa menikmati hasil kerja sekaligus waktu kita juga.

 

Tetap Berhubungan

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@elly-fairytale

 

Apa yang terjadi jika kita bekerja terus menerus tanpa mengenal waktu? Kita akan kehilangan kontak dengan teman kita, kita kehilangan kontak dengan keluarga kita, kita bahkan kehilangan kontak di hari-hari hidup kita. Inilah yang akan terjadi jika kita terlalu menomorsatukan pekerjaan tanpa keputusan yang bijak.

Kita sebenarnya memiliki kekuatan untuk stay in touch. Prioritaskan keluarga kita, teman-teman dan sahabat kita, ajak mereka untuk makan siang bersama, ajak keluarga kita untuk pergi berlibur di akhir pekan. Prioritaskan untuk berbicara dengan sahabat kita tentang bagaimana hari mereka. Bekerja keras memang boleh, tetapi jangan sampai melupakan diri sendiri serta orang-orang tersayang di sekitar kita.

 

Tetap Teratur

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@mastercowley

 

Selama akhir pekan kita semua cenderung makan berlebihan, menghabiskan uang terlalu banyak, dan malas, itulah tiga alasan mengapa Senin pagi membuat kita merasa sangat lesu dan tidak antusias. Kalahkan Monday Blues dengan membuat daftar tugas yang perlu kita lakukan dan hal-hal yang ingin kita capai minggu depan pada hari Jumat. Misalnya, dengan mencatat bahwa sebelum hari Senin saya ingin mencuci semua pakaian kotor, menyelesaikan pekerjaan di tempat kerja yang telah dikerjakan sebelumnya, makan tiga makanan sehat serta berolahraga selama 1 jam. Bisa juga dengan menyiapkan pakaian bersih dan rapi untuk esok hari, sehingga besok kita tinggal memakai pakaian yang sudah rapi tanpa perlu repot menyiapkannya di pagi hari.

Lakukanlah hal tersebut secara teratur, hal tersebut bisa mengurangi kecemasan yang terjadi di hari Senin karena beberapa pekerjaan sudah kita kerjakan dihari sebelumnya.

 

Bangun Lebih Awal Sebelum Bekerja

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@mastercowley

 

Bangun lebih awal sebelum memulai hari untuk bekerja akan memberikan kita ekstra waktu untuk diri kita sendiri dan memberikan waktu lebih untuk bersiap-siap. Jam-jam luang sebelum kita harus mulai untuk bekerja membuat kita tetap ‘waras’ karena kita bisa mempunyai waktu cukup dan tidak dikejar-kejar oleh waktu.

Waktu luang tersebut bisa kita isi dengan membaca kitab suci, mengajak hewan peliharaan kita berjalan-jalan sebentar, membaca buku atau bahkan bersantai-santai menikmati waktu sebelum akhirnya harus ‘berperang’ dengan pekerjaan. Bangun lebih awal telah membantu meningkatkan kepercayaan diri dan produktivitas kita. Ketika kita bangun dan melakukan hal-hal yang akan berkontribusi pada kebahagiaan atau kesehatan kita secara keseluruhan, kita akan lebih merasa tenang saat menjalani hari-hari dan berbagai kegiatan berikutnya.

 

Putar Musik Favorit

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@mastercowley

 

Musik adalah penyelamat dikala stres dan merupakan sesuatu yang ajaib yang bisa menciptakan pikiran bahagia di tubuh kita. Putarlah musik favoritmu untuk menambah semangat, apapun jenis dan genre musik yang kalian suka. Cara kita memulai hari akan menentukan bagaimana hari itu akan berlanjut. Jangan biarkan mood yang buruk merusak hari-hari kita selanjunya. Nah, untuk itu musik diciptakan untuk meningkatkan semangat dan mengembalikan mood kita yang mungkin pada saat itu sedang tidak baik.

Play the moments, pause the memories, stop the pain, and rewind the happiness.

Cara Sederhana untuk Bersyukur

Bersyukur adalah salah satu senjata paling ampuh dalam menciptakan kehidupan yang kita inginkan. Bersyukur juga dapat memberi kita energi yang baik, memberi kita perspektif tentang masalah kita dan membantu menarik lebih banyak dari apa yang kita inginkan ke dalam hidup kita. Kalau dipikir-pikir, ternyata dengan kita bersyuku, kita bisa mendapatkan banyak sekali manfaat dan hal lain yang kita butuhkan. Dengan kita mengaplikasikan sikap bersyukur di setiap hal yang kita lakukan, hal tersebut dapat meningkatkan setiap bagian dalam hidup kita, termasuk kesehatan dan kebahagiaan serta kemakmuran.

Cara untuk mengekspresikan rasa syukur tentunya berbeda-beda pada setiap orang. Namun ada satu cara yang bisa membantu kita untuk count our blessing, yaitu dengan menulis gratitude journal. Menggunakan gratitude journal sekali sehari terbukti dapat meningkatkan kesehatan mental dan kebahagiaan. Karena dengan begitu kita akan selalu mengingat dan mengetahui apa saja hal-hal baik yang kita terima selama ini, bahkan yang selama ini tidak kita sadari keberadaannya. Kita akan menjadi orang yang lebih mindful dan juga lebih bersyukur akan apapun yang kita terima, baik itu hal positif ataupun hal negatif.

Terkadang kita merasa kita sedang berjalan di jalanan yang terjal dengan susah payah, merasa dikucilkan, sendirian dan terpisah dari dunia. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk hal negatif yang juga perlu kita syukuri keberadaannya. Mungkin saja hal tersebut merupakan hal positif terselubung. Hal tersebut akan terkesan negatif berdasarkan cara pandang kita memandang sesuatu. Jika kita mengalami hal-hal buruk dan kita masih tetap bersyukur, hal tersebut merupakan energi positif yang kita hasilkan yang berasal dari sesuatu yang negatif.

Bahkan ketika kita sedang berada di tempat yang tidak kita inginkan, kita dapat tetap bersyukur. Cobalah untuk melepaskan semua sudut pandang negatif yang terjadi di sekitar kita. Dengan begitu kita akan jatuh cinta dengan hidup kita sendiri. Kita dapat mencari kebahagiaan di seluruh dunia tetapi kita tidak akan menemukan kebahagiaan sampai kita menyadari bahwa kita mencari di tempat yang salah, karena bahagia itu datangnya dari diri sendiri. Kita sendiri yang bisa ciptakan dengan rasa puas dan cukup dengan apa yang sudah kita miliki.

Inilah cara bersyukur yang mengubah hidup kita:

Kebebasan

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@snapwire

 

Terkadang kita merasa hidup yang kita jalani tidak seindah dulu, kita merasa stuck dan terikat dengan belenggu yang membawa kita ke kegelapan. Namun, dengan memiliki sikap dan kebiasaan bersyukur dapat menemukan kembali dunia, kehidupan, dan diri kita sendiri dengan mata yang baru. Memilih bersyukur berarti memilih untuk melepaskan. Melepaskan segala beban yang menurut kita bisa membuat hidup kita bahagia padahal tidak, melepaskan rasa cemburu, membiarkan kita untuk memiliki sesuatu dengan cara tertentu.

Misalnya jika kita ingin menurunkan berat badan supaya lebih sehat, daripada kita harus kelaparan dan menyiksa diri, ubahlah cara pandang kita. Tanyakan pada diri sendiri, apa kita benar-benar membutuhkan hal tersebut? Apakah menurunkan berat badan itu memang diperlukan, padahal sebenarnya berat badan kita sudah cukup ideal. Jika tujuan kita hanya untuk mengikuti trend atau teman-teman, lebih baik tanyakan kembali dirimu sendiri. Namun, jika kita melakukan hal tersebut karena memang kita butuh, lakukanlah dengan cara yang paling membuatmu bahagia, yaitu dengan cara kebebasan.

Artinya bebas dari rasa takut, bebas dari rasa stres, bebas dari rasa tertekan, dan lain-lain. Dengan kebebasan dan juga komitmen, semua rencana dan keinginan yang kita susun akan menjadi sebuah perjalanan yang mengasyikan, bukan beban yang harus kita laksanakan.

Prespektif

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@fabiano-rodrigues-794857

 

Sikap bersyukur membantu kita fokus pada segala hal yang membuat hidup kita indah. Bersyukur bisa mengalihkan perhatian dari hal-hal negatif dan meminimalkan pengaruhnya terhadap hidup kita. Bersyukur juga bisa mengubah cara pandang/prespektif kita terhadap sesuatu.

Misalnya, suatu hari kita sudah bersiap-siap ingin pergi bersama teman-teman, tapi ternyata hujan turun dengan sangat deras. Kita tentu saja akan merasa kesal karena tidak jadi pergi bersama teman-teman. Namun jika posisinya kita tukar, misalnya, bayangkan jika kita sedang sakit dan berbaring di rumah sakit selama berhari-hari, kemudian pada hari saat hujan tersebut kita dibolehkan untuk keluar ruangan. Pasti kita akan sangat senang bisa merasakan tetesan air hujan kembali dan menikmati sejuknya udara.

Kita harus mulai hidup seolah-olah kita bisa mati kapan saja. Kita harus belajar menghargai apa yang kita miliki bahkan jika kondisinya tidak “sempurna”. Karena kita tidak akan selalu punya kesempatan di hari lain.

Tidak peduli di mana kita berada, atau apa pun yang kita lakukan. Bagaimanapun, rasa syukur adalah sebuah perasaan. Jadi memilih untuk bersyukur pada setiap hal yang terjadi merupakan jalan terbaik yang bisa kita lakukan agar lebih mindful dan memahami arti dari hidup kita.

Jangan Menghindar, Emosimu Juga Perlu di Dengar

Emosi yang muncul dalam diri kita sebenarnya berasal dari cara kita memandang dunia di sekitar kita. Emosi yang muncul dalam diri kita sebaiknya jangan kita hindari, meskipun emosi tersebut adalah kemarahan, kesedihan atau kekecewaan sekalipun. Lalu bagaimana cara menghandle emosi tersebut?

Sadari dan dengarkan. Emosi yang terjadi pada dirimu pasti ada pemicunya, ketahui pemicunya dan kemudian sadari. Tidak perlu memnghindar atau mengelak, justru kalau kita menghindar dan menyangkal, yang ada emosi kita akan semakin menumpuk dan tidak bisa di kontrol. Begitu kita bisa memahami emosi yang terjadi pada diri kita sendiri, kita berhasil menangkap pesan apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh pikiran kita sendiri.

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@olly

Emosi yang kita rasakan itu tidak selalu negatif, dan tidak selalu negatif juga. Bisa jadi emosi yang kita rasakan saat ini adalah positif seperti senang, terharu, bangga. Tapi, bukan berarti kita tidak boleh merasakan emosi yang negatif juga, dan bukan berarti kita tidak bisa merasakan keduanya sekaligus. Kalau kita sedang sedih, tidak apa-apa, jangan memendam dan menolak rasa sedih itu. Karena semua emosi dan perasaan yang kita rasakan saat ini tidak permanen. Pasti akan berubah. Mungkin ada yang cepat dan mungkin ada yang lambat. Mau cepat ataupun lambat, tidak ada yang paling baik. Semua yang terjadi pada diri kita adalah yang terbaik.

Lagi pula, kalau kita emosional memangnya kenapa? Apa kita salah menjadi orang yang emosional? Jawabannya tidak salah dan tidak benar juga.

Berikut beberapa tips yang bisa kita lakukan dalam rangka mengendalikan dan mendengarkan emosi diri kita sendiri:

Berhitung

Memang terdengar sepele dan sedikit konyol, namun berhitung secara perlahan mampu meredakan emosi kita yang sedang meluap. Pada saat kita berhitung, denyut nadi kita akan turun dan emosi kita akan lebih mudah untuk dikendalikan.

Tarik Napas

Saat kita berada pada posisi emosional, biasanya napas kita cenderung pendek-pendek. Untuk itu, cobalah untuk mengatur pernapasan kita dengan cara menarik napas secara perlahan dan hembuskan perlahan juga lewat mulut.

Katakan kalimat positif

Kalimat positif dapat menjadi salah satu cara mengendalikan emosi. Carilah kata atau frasa yang membuat kita menjadi tenang dan fokus kembali. Ulanglah kata-kata tersebut ketika kita sedang berada di puncak emosi, marah misalnya. Katakanlah pada diri sendiri “Rileks”, “tenang saja”, dan “semua akan baik-baik saja” secara berulang dan lama-kelamaan kita akan kembali tenang.

Mendengarkan lagu

Cara yang satu ini cukup ampuh untuk membantu kita mengendalikan emosi. Dengarkan lagu-lagu favorite yang membangkitkan semangat. Dengarkan lagu yang membuat kita tenang. Gunakan earphone atau pergi ke suatu tempat yang tenang, putarkan lagu kesukaan kita, dan dengarkan. Biarkan musik membawa pergi emosi kita dan membuat kita menjadi lebih tenang.

Meditasi

Cara yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi. Bermeditasi membantu kita memahami emosi yang terjadi pada diri kita. Dengan bermeditasi kita juga bisa belajar mengenali siapa sebenarnya diri kita sendiri. Dengan bermeditasi, kita akan belajar untuk menjadi lebih tenang dan mindful dalam menghadapi setiap masalah, termasuk emosi yang melanda. Meditasi mengajarkan kita untuk melihat ke dalam diri kita sendiri dan mengetahui serta mengenal diri kita sendiri. Jadi kita dapat lebih emahami dan bisa mengatur dan mengendalikan emosi yang sedang kita rasakan.

Setelah kita bisa mengendalikan emosi kita sendiri, kita akan jadi lebih tenang dan rileks. Satu hal yang perlu diingat adalah, emosi tidak perlu dihindari, ditolak, dan disangkal, tapi cukup rasakan, sadari dan kendalikan.

3 Tips Wanita Karir Sukses

Pernahkan kalian mendengar kalimat “Follow Your Heart”?

Pernyataan tersebut bermaksud untuk mendorongmu untuk mengikuti intuisimu dan percaya bahwa apa yang kita lakukan karena berasal dari hati, maka hasilnya akan bagus. Jika melakukan beberapa hal yang akan sebutkan di ulasan bawah membuatmu takut, BAGUS! Keluar dari zona nyaman adalah satu-satunya cara kita tumbuh. Merasa takut dan cemas adalah bagian dari pertumbuhan. Jadi, jangan takut untuk mencoba dan jangan menyerah saat gagal.

Stand out

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@tima-miroshnichenko

 

Saat kita sedang melakukan negoisasi gaji saat interview kerja, mungkin menurut sebagian orang hal yang terbaik adalah mengambil tawaran pertama. Banyak wanita percaya yang terbaik adalah bermain aman dan agar kita tidak terlihat serakah. Menurut sebuah penelitian, 46% pria selalu menegosiasi tawaran gaji yang mereka dapatkan setelah mendapat tawaran pekerjaan, sedangkan wanita hanya 30% yang melakukan hal tersebut, dan sekitar 55% wanita merasa khawatir saat ingin melakukan negosiasi.

Apa yang kita dapatkan dalam hidup tidak selalu sesuai dengan keinginan kita, untuk itu, kita  haru berani untuk mengluarkan suara dan mendapatkan apa yang sesuai dengan hak dan keinginan kita. Namun, uhntuk mendapatkan haktersebut, kita pastinya harus melaksanakan kewajiban kita sebaik mungkin. Kalau dirasa apa yang kita lakukan sudah sangat baik namun harga yang ditawarkan tidak sebanding dengan apa yang dikerjakan, kita berhak untuk melakukan negoisasi untuk mendapatkan hak kita. Jadi antara kita dan perusahaan tempat kita bekerja sama-sama memiliki keuntungan.

Don’t be busy, be productive

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@cristian-rojas

 

Bekerja yang terlalu berlebihan belum tentu menghasilkan pekerjaan terbaik. Orang yang bekerja paling keras, belum tentu orang yang maju. Bekerja dengan cerdas lebih baik untuk kariermu dalam jangka panjang. Slow down and prioritize. Bersikaplah terbuka terhadap peluang baru. Kedengarannya mungkin aneh, tapi bekerja terlalu banyak dapat membatasi prospek karier jangka panjangmu. That’s why, instead of work harder, all we need is work smarter.

Kerja cerdas akan membuat kita bekerja secama maksimal tanpa kelelahan, pusing dan stres. Kita bisa mengatur apa yang perlu kita lakukan di hari itu. Misalnya, pagi hari adalah waktunya kita bangun, olahraga sebentar, sarapan kemudian mandi. Sediakan waktu untuk itu semua kira-kira 2 jam. Kemudian setelah itu kita bisa mengatur pekerjaan apalagi yan ingin kitq kerjakan selanjutnya, beri waktu seukupnya. Jangan lupa sediakan waktu untuk makan dan istirahat. Dengan begitu semua pekerjaanmu akan beres tepat waktu, dan tidak ada waktu yang terbuang sia-sia.

Never stop learning

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@alexander-suhorucov

 

Kita suatu saat kita dipindahkan ke tepat kerja yang baru atau ditugaskan untuk menghasilkan hal baru bagi perusahaan, jangan takut. Seperti yang sudah dikaakan sebelumnya, kita harus bisa keluar dari zona nyaman, karena zona nyaman itu jebakan. Jadikanlah hal tersebut sebagai pelajaran hidup baru yan berharga yangg kamu dapatkan dan tidak bisa dikembalikan lagi. Jangan buang kesempatan. Jika ada kesempatan, jangan ragu unuk mengambilya.

Rasa takut tentunya akan ada, tapi ketakutan tersebut yang akan menjad energi bagimu untuk terus belajar hal baru. Kita bisa belajar dari apapun, termasuk dari ketakutan kita sendiri.

9 Tips Untuk Jadi Wanita Hebat

Hidup tentunya penuh dengan ketidakpastian dan juga tantangan. Terkadang kegagalan, penderitaan, rasa sakit, bahkan frustrasi tidak tertahankan pun kerap datang di kehidupan kita. Namun kita harus menerima kenyataan karena ini adalah bagian tak terhindarkan dari hidup kita. Ketahuilah bahwa usaha dan pertumbuhan yang kita alami karenanya akan membuat perubahan besar dalam hidup kita. Berikut beberapa tips sehari-hari yang akan memberdayakan hidup Anda:

Mencintai diri sendiri

 

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@rodnae-prod

 

Tunjukkan cinta pada diri kita setiap hari. Hal ini bisa sesederhana menyalakan lilin favorit, mengolesi tubuh dengan minyak kelapa atau lotion favorit, atau menuliskan hal-hal yang kita sukai dari diri kita.

Praktikkan mencintai diri sendiri secara teratur. Kamu akan merasakan perubahannya setelah kurang lebih 2 bulan. Menunjukkan diri kita bahwa kita cinta akan diri kita sendiri akan tercermin dalam pikiran bawah sadar kita setelah itu terjadi maka hal tersebut akan meningkatkan rasa kepercayaan diri kita.

Buatlah gratitude list

 

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@ivan-samkov

 

Kita hidup, bernafas, memiliki makanan untuk dimakan, memiliki tempat tinggal dan tuuh yang sehatan, itu berarti kita jauh lebih beruntung dari jutaan orang.

Bersyukurlah atas apa yang kamu miliki. Memiliki sikap bersyukur akan mengubah hidupmu, bahkan hal tersebut juga bisa mengubah hidup orang-orang terdekatmu. Untuk itu pentingnya bersyukur atas hal-hal yang kita terima, sekecil apapu, merupakan suatu bentuk apresiasi terhadap apa yang kita miliki saat ini.

Belajar mendominasi pikiran kita

 

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@bintimalu

 

Jangan mempengaruhi pikiranmu dengan hal-hal yang tidak berguna yang dapat mengurangi kemajuan diri sendiri. Misalkan, jika temanmu mendapat pekerjaan di tempat yang cukup bagus, seseorang telah dipromosikan ke posisi baru atau teman dekatmu telah membeli mobil BMW model baru. Jangan cemburu. Biarkan saja.

Yakinkan pikiran kita bahwa tujuan kita ada di tempat lain dan kita sedang dalam perjalanan untuk mencapai tujuan tersebut. Karena ‘sukses’ bagi semua orang itu tentu berbeda, jadi fokuslah pada jalan kesuksesanmu sendiri. Ambillah hal-hal positif yang dapat kamu contoh dari seorang teman yang berhasil bekerja di suatu perusahaan terkenal, atau contohlah kerajinan dan kesabaran temanmu yang akhirnya berhasil membeli mobil BMW tersebut. Jadikan hal tersebut sebagai bahan bakar semangatmu untuk membuat jalan kesuksesan versi dirimu sendiri.

Dan yang paling terpenting adalah, jangan menjadi wanita yang membenci kesuksesan wanita lain. Energi kebencian itu beracun dan tidak akan ada gunanya bagimu. Kita semua tidak sempurna, jadi ketika kita mulai membandingkan kesuksesan kita sendiri dengan orang lain, maka itu tandanya kamu belum siap menerima kesuksesan yang sesungguhnya.

Copy-Paste-Edit

 

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@pixabay

 

Orang sukses memiliki banyak hal brilian yang dapat kita pelajari dari mereka. Tapi jangan ikuti mereka begitu saja, seperti yang sudah dikatakan pada poin sebelumnya, ambil hal baik dan positif dari mereka, kemudian terapkan pada kehidupanmu dan sesuaikan dengan hidup yang relevan dan realistis untukmu.

Manfaatkan waktu Anda

 

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@eniko-toth-473630

 

Lupakan sejenak semua gangguan yang ada di sekitar kita, teruslah ingat passionmu sendiri setiap kali kamu lupa, lakukan meditasi, bagi waktumu dengan jadwal yang telah direncanakan sebelumnya dan bekerjalah semaksimal mungkin. Usahakanlah untuk selalu memberikan yang terbaik.

Unggul dari yang lain

 

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@liza-summer

 

Apa yang dilakukan oleh kebanyakan orang biasa? Bangun, makan, berdoa, bekerja, mengeluh kemudian selesai.

Putuskan saja siklus ini. Buatlah siklusmu sendiri. Bangun, berdoa, bermeditasi, berlari, bersepeda, membantu orang dan melakukan apa yang kamu sukai. Jangan bergantung pada keberuntungan. Keluarlah dari zona nyamanm! Coba hal-hal baru yang menantang yang dapat mengasah kemampuan dan memberikan banyak pelajaran. Mulailah bisnismu sendiri, meluncurkan situs web sendiri atau memulai menulis blog atau saluran YouTube sendiri atau juga menulis buku.

Kalau kamu suka bepergian, kamu bisa memulai blog tentang perjalananmu. Kalau kamu suka memasak, mulailah buat saluran YouTube tentang masak-memasak, atau bisa juga menulis buku resep masakan yang kamu buat. Apa pun yang kamu lakukan, jangan menjadi bagian dari kerumunan. Jadilah unggul dengan ide-ide inovatif, keputusan yang tepat, dan karya kreatif yang kamu buat.

Memahami pola pikir orang

 

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@elevate

 

Memahami pola pikir orag lain akan membuat kita menjadi seseorang yang mengerti arti perbedaan. Jadi, bersosialisasi dengan orang sebanyak yang kamu bisa. Tingkatkan lingkungan sosial dan pertemananmu, berbincang dengan orang asing, membiasakan bekerja dalam kelompok, melatih keterampilan mengajar, mengajar anak-anak atau remaja atau siapa pun, amati perilaku dan sifat orang.

Dengan begitu, kamu akan mulai memahami perbedaan pola pikir dan pemikiran orang yang berbeda ketika kamu akan berkomunikasi dengan banyak orang.

15 minutes rules

 

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@grunzibaer

 

Pelajari sesuatu yang baru setiap hari atau dapatkan tingkat keterampilan baru tertentu. Luangkan waktu 15 menit untuk memahami keterampilan baru ini. Misalkan, kamu menyukai fotografi dan kamu memiliki beberapa pengetahuan dasar tentang fotografi, dan kamu ingin meningkatkan keterampilan fotografimu.

Jadi, luangkan 15 menit untuk mengambil foto dan membaca artikel tentang fotografi. Lakukan selama 2 minggu. Kemudian, tingkatkan dari yang sebelumnya 15 menit menjadi 30 menit.

Secara bertahap, kamu akan menambah waktu. Nanti, lakukan beberapa kursus profesional tentang fotografi. Jadi, mulailah dari yang kecil, kemudian jadilah besar dengan usahamu sendiri.

Percayalah pada dirimu sendiri

 

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@moose-photos-170195

 

Kita semua bisa mengalami bangkrut, kehilangan orang yang kita cintai, dikhianati, ditolak dan ditipu, tersesat dalam pertempuran hidup, dipecat dari pekerjaan, gagal dalam bisnis awal dan sebagainya. Tapi selalu ingat itu, semuanya akan baik-baik saja di penghujung hari.

You are more.

Lebih kuat dari pada kegagalan dan penderitaan ini. Kamu memiliki semua kekuatan luar biasa untuk menjadi sukses. Rasakan kekuatan batin. Bayangkan kamu bisa menangani semua masalah dengan lancar, karena lari dari masalah tidak bisa menyelesaikan masalah, jadi hadapi masalah tersebut secara perlahan dan pikiran jernih. Ingatlah bahwa akan ada pelangi setelah hujan.

Hidup itu seperti permainan, tapi bukan berarti bahwa kita harus selalu memenangkan permainan tersebut. Terkadang kita harus kalah dalam permainan untuk mempersiapkan kemenangan yang lebih besar di esok hari. Kekalahan tersebut merupakan salah satu pelajaran yang bisa kita pelajari untuk menjadi lebih sukses lagi. Jadi, tahan penderitaan dengan upaya tertinggi, cobalah untuk memeranginya, pertahankan pola pikir positif dan bekerjalah secara cerdas.

Setiap hari mungkin tidak baik, tapi ada sesuatu yang baik di setiap hari.

Jangan Biarkan Opini Orang Lain Mengatur Hidupmu

Dewasa ini, kadang sering kali kita berpikir bagaimana caranya kita bisa berhenti memikirkan opini orang lain tentang hidup kita? Gimana caranya agar kita tidak membiarkan orang lain mengatur hidup kita?

Caranya adalah dengan meningkatkan keterampilan berpikir kritis kita. Mengapa penting untuk melatih keterampilan berpikir kritis kita?

Saat kita menjalani hidup, penting bagi kita untuk tidak menerima begitu saja semua yang kita lihat, dengar, dan amati. Sebaliknya, kita harus membentuk opini kita sendiri dan bertanya pada diri sendiri mengapa hal-hal ini penting, terlepas dari mengapa hal itu menjadi lebih atau kurang penting bagi orang lain. Jika kita mendengar pendapat atau mendapat nasihat dari orang lain, kita harus memperlakukan komentar mereka dengan hati-hati. Mengapa? Karena itu seperti mendengarkan mereka menceritakan otobiografinya yang penuh dengan pengalaman hidup mereka sendiri (serta latar belakang budaya mereka, cara mereka dibesarkan, pendidikan yang mereka terima atau tidak terima), kesalahan yang mereka buat, ketakutan atau kekhawatiran pribadi, tujuan yang menurut mereka penting bagi mereka, nilai yang mereka tempatkan tinggi di atas yang lain dan yang mungkin atau mungkin tidak selaras dengan tujuan dan nilai kita sendiri.

Hanya karena seseorang memberi tahu kita mengenai apa yang mereka pikirkan tentang sesuatu, tidak otomatis menjadikan hal tersebut adalah fakta. Itu hanya sebatas versi realitas dari sudut pandang mereka saja. Apa yang mereka pikirkan, bagaimana perasaan mereka, mengapa mereka menganggap hal itu penting untuk dibicarakan, kemungkinan besar, hal itu bukanlah arti realitas bagi kita sendiri. Karena pada dasarnya, kita semua punya arti realitas kita sendiri tanpa harus ada campur tangan urusannya dengan opini orang lain, dan hal tersebut bisa kita dapatkan melalui cara kita untuk berpikir kritis.

 

caption: https://www.pexels.com/id-id/@noellegracephotos

 

Bagaimana kita dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis kita setiap hari?

Kita harus bisa membuka diri kita pada sudut pandang yang berbeda misalnya, tentang sejarah dunia, filsafat, politik, sastra, latihan spiritual, seni, sains, teknologi, dll. Sehingga kita melihat betapa berbedanya perspektif orang lain terhadap suatu topik. Kita juga dapat memahami bahwa pemahaman orang lain akan pun akan berbeda meski memandang sesuatu yang sama. Dengan begitu kita pun menjadi lebih menghargai perbedaan dan bisa merefleksikanya pada diri sendiri.

Untuk lebih memahami cara kerja sesuatu, ajukan pertanyaan setiap kali ada kesempatan; bukan hanya pertanyaan yang orang lain bisa jawab dengan ‘ya’ atau ‘tidak’; ajukan pertanyaan terbuka yang dimulai dengan mengapa dan bagaimana. Kumpulkan informasi yang mendukung dan menentang suatu masalah sehingga Anda dapat melihatnya dari semua sudut.

Saring informasi yang kamu kumpulkan tentang apa yang penting bagimu berdasarkan tujuan, nilai, dan prioritas pribadi Anda dan cari tahu apa yang dapat kamu pelajari darinya.

Ketika seseorang memberikan pendapat atau nasihat mereka tentang apa yang harus kamu lakukan, tanyakan pada dirimu sendiri hal-hal berikut ini: Apakah pendapat atau nasihat mereka sejalan dengan nilai-nilai pribadi saya? Bagaimana saya mendapat manfaat dari menilai pendapat mereka atau mengikuti nasihat mereka? Apakah saya menanggapi komentar orang dengan serius atau saya hanya mencari persetujuan mereka; apakah saya ingin meniru mereka karena saya mengaguminya, atau apakah saya hanya ingin disukai sehingga saya dapat memiliki lebih banyak teman?

Memahami motif perilaku diri sendiri itu penting karena dengan begitu kita dapat menyesuaikan tindakan kita, mengalami pertumbuhan pribadi, dan belajar dari setiap pertemuan dengan orang-orang baru yang ada di sekitar kita.

People know your name, not your story. So, don’t let other people’s opinion guide your life.

10 Cara Untuk Tampil Berseri

Salah satu pertanyaan paling umum yang sering dilontarkan adalah bagaimana cara meningkatkan kesehatan mental serta tubuh kita. Ketika kesehatan mental kita menderita, tubuh pun akan ikut menderita. Hal yang juga berlaku saat kita berhenti berolahraga dan makan sehat. Kesehatan mental dan kesehatan tubuh itu pada dasarnya saling berhubungan. Kita tidak bisa memiliki salah satunya tanpa yang lainnya. Jadi antara kesehatan fisik dan juga mental memiliki hubungan erat yang secara tidak sadar memang otomatis saling terkoneksi satu dengan yang lain.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat membantu kita semua agar merasa berseri, dari luar dan dalam.

Kendalikan pikiranmu

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@olly


Kendalikan pikiranmu, khususnya pikiran negatif, jahat atau keduanya. Kebahagiaan adalah perasaan dan perasaan dipengaruhi oleh pikiran. Jadi, jika kamu selalu memikirkan tentang hal-hal negatif dan terus menerus mengulangnya dalam kepalamu, maka secara tidaklangsung kamu telah mempengaruhi kesehatan fisik serta mentalmu. Tidak bisa dipungkiri bahwa pikiran-pikiran negatif pasti akan selalu ada, namun jka kita bisa mengendalikannya, hal tersebut dapat membantumu menjadi lebih sehat dan bahagia.

Singkirkan gangguan kecil

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@pixabay


Jangan terlalu berfokus pada gangguan gangguan kecil yang sering terjadi saat kamu sedang melakukan aktivitas. Karena hal itu tidak sepadan dengan energi yang kita keluarkan. Jika kamu memiliki pemikiran-pemikiran kecil yang dirasa mengganggu, cobalah sebisamu untuk menyingkirkannya. Lakukanlah hal lain yang membuat dirimu teralihkan dan ketahuilah bahwa semuanya akan segera berlalu.

Self-care is a must

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@custommadename


Merawat diri juga bisa dengan melakukan hal-hal kecil, namun hal tersebut dapat membuat perbedaan yang besar. Merawat diri sendiri pun bisa secara fisik dan mental. Beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam rangka merawat diri antara lain: tidur cukup, makan makanan sehat dengan teratur, menulis jurnal, mendengarkan musik favorit, pakai skincare favorit, ngobrol bersama sahabat dan keluarga, dan semua hal yang membuat dirimu bahagia adalah bagian dari merawat diri sendiri.

Jangan menilai diri sendiri

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@quang-nguyen-vinh-222549


Kita semua adalah makhluk ciptaan Tuhan yang unik. Terbukalah untuk belajar dan tumbuh dan memperluas zona nyamanmu. Jika selamanya kamu berbicara “aku tidak bisa”, maka lama kelamaa, hal terebut akan mejadi kenyataan. Berbicara kepada diri sendiri secara negatif sama dengan menjadi penindas diri sendiri. Oleh sebab itu, berbicara kepada diri sendiri secara positif akan mampu mempengaruhi pikiran dan mood kita menjadi positif pula.

Berani mengatakan ‘tidak’

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@keira-burton


It’s okay to say no. Kalau kita sedang ada di situasi yang sulit dan membutuhkan waktu untuk diri sendiri, menolak ajakan atau tawaran tertentu itu sangat diperbolehkan. Karena cuma dirimu yang mengerti apa yang kamu butuhkan jadi tidak apa-apa untuk mengatakan ‘tidak’ jika kita merasa kewalahan atau tidak puas dengan situasi atau pilihan. Jangan karena kita merasa tidak enak kemudia kita mengorbankan diri kita sendiri demi orang lain. Kita pun harus memikirkan diri kita sendiri, jika diras mampu maka sah-sah saja, namun jika dirasa diri kita ragu, cukup katakan tidak.

Mencintai diri sendiri itu tidak egois

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@mdsnmdsnmdsn


Mencintai dan menjaga diri sendiri bukanlah suatu tindakan yang sia-sia atau egois jika dilakukan dengan tulus dan reflektif, itu adalah tindakan cinta, merangkul keberadaan kita karena keindahannya. Mencintai diri sendiri itu tidak egois selama kita tahu porsi dan batasan yang harus kita patuhi. Jutru hal terebut mencerminkan bahwa kita udah mengerti dan memahami bahwa diri sendiri, diri kita butuh perhatian dan perawatan lebih. Cintailah dirimu dengan porsi sewajarnya, jangan menjadikan alasan tersebut untuk mencari perhatian lebih dan memanfaatkan keadaan karena hal tersebut sudah terbilang jauh dari kegiatan mencintai diri sendiri.

Quality over quantity

 

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@olly


Hargai kualitas daripada kuantitas. Daripada membeli kemeja yang akan rusak setelah beberapa kali pencucian, lebih baik investasikan pakaian yang tahan lama. Pilihlah piring yang berkualitas baik untuk rumahmu dan lakukan hal yang sama pada panci, wajan dan barang-barang yang lainnya. Hal-hal yang kita gunakan setiap hari harus mencerminkan nilai-nilai kita. Tempatkan kualitas di atas kuantitas sesering mungkin.

Enjoy your “me time”

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@andre-furtado-43594


Nikmati saat-saat sendirian dengan melakukan hal-hal sederhana. Hidupmu tidak harus penuh dengan kegembiraan dan menunjukkannya setiap hari, setiap saat. Kamu bisa mengisi waktu me-time mu dengan tidur, membaca buku, atau hal-hal lain yang membuat dirimu rileks di waktu sendirimu.

Saling memaafkan

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@elly-fairytale


Kita semua pasti pernah melakukan kesalahan, kita semua pasti pernah mengatakan hal-hal yang tidak seharusnya kita katakan. Jauh lebih mudah bagi kita untuk menginginkan orang lain meminta maaf kepada kita, tetapi jauh lebih sulit jika kita diminta untuk melakukan hal yang sama. Jika kamu merasa bahwa kamu pernah melakukan kesalahan atau mengatakan hal-hal yang tidak seharusnya kamu katakan dan kamu merasakan ada sesuatu yang mengganjal di hati, sebaiknya utarakanlah perasaan tersebut dan cobalah untuk berluas hati dan meminta maaf. Jika hal tersebut dibiaran terslalu lama, sama saja seperti kamu sedang membawa sebuah tas di pundakmu yang bebannya cukup berat, lama kelamaan kamu pasti akan merasa lelah dan ingin terbebas dari beban berat tersebut. Dengan berlapang dada dan meminta maaf, beban yang kamu bawa selama ini akan hilang dan kamu akan merasa lega setelahnya.

Berbuat baiklah kepada semua orang

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@mentatdgt-330508


Kapan terakhir kali kamu bertanya kepada rekan kerja, guru, atau teman tentang hari-hari mereka? Kapan terakhir kali kamu mengatakan “hai” kepada tetanggamu? Kapan terakhir kali kamu menawari seseorang secangkir kopi atau teh? Perbuatan kecil dan sederhana, tanpa kita sadari memiliki dampak yang luar biasa bagi sesama. Kita tidak pernah tahu bagaimana dan ap ayang sedang diraska oleh orang lain, kalau kita berbuat baik misalnya hanya dengan melontarkan senyum dan bertegur sapa, mungkin hal tersebut bisa jadi penyejuk hati bagi mereka yang pada saat itu sedang dalam kondisi yang tidak baik. Jadi berbuat baiklah kepada siapa pun, dimana pun, dan kapan pun.

4 Tips Mudah Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

Sewaktu kita masih kecil, kita hampir tidak pernah merasakan rasaya insecure tentang diri sendiri. Seiring berjalannya waktu dan seiring bertambahnya usia, kita lebih sering dihadapkan pada media dan opini orang lain. Ada standar kecantikan, standar kesuksesan, apa yang diinginkan, dan seterusnya dan seterusnya. Tapi satu hal yang harus kita ketahui adalah pendapat orang lain tentang norma itu tidak penting, yang penting adalah apa yang kamu pikirkan tentang dirimu.

Bersaing dengan orang lain mengenai hal-hal konyol seperti siapa yang lebih cantik, lebih lucu, atau lebih baik hanya membuang-buang waktumu saja. Lebih penting bersaing dengan diri kita sendiri, bersaing untuk terus menjadi versi diri yang lebih baik lagi.

Berikut beberapa cara untuk lebih percaya diri:

Menerima Diri Sendiri

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@moose-photos-170195


Ada beberapa hal tentang diri kita yang tidak dapat kita ubah, seperti warna rambut alami kita, tinggi badan kita, atau ukuran kaki kita. Untuk menjadi percaya diri, kita harus menerima hal-hal yang tidak dapat kita ubah tersebut. Setiap orang ditakdirkan untuk berbeda dan jika setiap orang memiliki tinggi yang sama atau memiliki warna rambut yang sama, hidup akan terasa membosankan. Kita harus bisa melihat diri kita sendiri lebih dari orang lain, itulah sebabnya kita lebih memilih diri kita sendiri. Cintailah setiap detil yang ada pada tubuhmu, seperti jerawat yang ada di pipimu, tanda lahir yang ada di tanganmu, rambut ikalmu, bahkan stretchmark yang ada di kakimu. Percayalah bahwa apa yang dimiliki olehmu tidak dimiliki oleh orang lain, itulah yang membuat dirimu spesial!

Zona Nyaman Adalah Jebakan

 

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@joyce-dias-1262531


Berada dalam situasi yang menakutkan menunjukkan banyak hal tentang karaktermu, dan itu memaksa kamu untuk tumbuh pada saat yang sama. Dengan setiap pengalaman baru, kamu akan lebih percaya diri karena dihadapkan pada sesuatu yang membuatmu merasa tidak nyaman. Cobalah melakukan sesuatu yang membuatmu takut sebanyak mungkin. Banyak hal yang menahan kita dalam hubungan dan kesuksesan berasal dari ketakutan akan hal yang tidak diketahui. Seperti yang dikatakan oleh Eleanor Roosevelt — ‘Do one thing every day that scares you. ‘

Lift Others Up

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@rethaferguson


Terus-menerus bersaing dan membandingkan dirimu dengan orang lain dapat menyebabkan kamu memiliki pandangan negatif tentang hidup dan dirimu sendiri. Mulailah mengangkat orang lain di sekitarmu, bahkan jika mereka adalah orang yang kamu rasa bersaing denganu. Menjadi lebih positif sebenarnya akan membantu kita meredakan persaingan dan memberdayakan orang lain dalam prosesnya.

Rawat dan Jagalah Dirimu

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@tirachard-kumtanom-112571

 

Mendapatkan kepercayaan diri bisa jadi sulit jika kamu merasa lelah, terkuras, atau jika kamu mengabaikan kesehatan dan kebugaranmu secara keseluruhan. Menjaga kesehatan fisik, emosional, dan mental akan membuat kita merasa yang terbaik. Ada banyak cara untuk mempraktikkan perawatan diri agar lebih percaya diri! Jika kamu ingin merasa sehat dan terlihat lebih sehat, temukan rutinitas olahraga yang benar-benar kamu sukai dan membuat kamu merasa nyaman dengan dirimu sendiri. Kulit kita adalah organ terbesar di tubuh kita dan harus menjadi salah satu hal yang kamu luangkan waktu untuk fokus dan rawat. Semakin kamu merawat diri sendiri, kamu pun akan makin percaya diri.

Untuk membangun kepercayaan diri memang bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan, dibutuhkan waktu dan proses yang berbeda tiap individuya. Namun hal tersebut bukanlah tidak mungkin. Percayalah pada dirimu sendiri bahwa kamu bisa dan mampu untuk melakukannya. Melihat orang-orang yang positif juga dapat memberikan semangat dan membantu kita dalam proses menumbuhkan rasa percaya diri. So, go get it, girls!

Pentingnya Wanita Memiliki Growth Mindset

 

Setiap wanita sukses ini memiliki 1 sifat yang sama, yaitu mindset berkembang. Itu adalah pola pikir yang membedakan antara wanita sukses dari yang lainnya. Pada dasarnya, ada dua jenis pola pikir yang biasanya kita miliki dalam hidup:

  • a fixed mindset (pola pikir tetap): a fixed mindset adalah sebuah pola pikir dimana kita percaya bahwa keterampilan dan kekuatan yang kita miliki sudah ditetapkan di atas batu, dan bahwa kita hanya memiliki tingkat kecerdasan tertentu, serangkaian kekuatan tertentu, tipe kepribadian tertentu, bahkan karakter tertentu, contohnya kita mempercayai bahwa kita pandai di bidang matematika dan sains, tetapi tidak mengerti dalam hal belajar bahasa baru.
  • a growth mindset (mindset berkembang): yaitu sebuah pola pikir ketika kita yakin bahwa kita dapat mengembangkan keterampilan dan kekuatan yang kita miliki melalui upaya berkelanjutan, dan tumbuh seiring dengan pengalaman hidup kita. Misalnya ketika Anda tahu bahwa Anda kurang menguasai bidang matematika pada saat di sekolah, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, meskipun itu berarti Anda harus menghadapi beberapa bidang yang menantang lainnya.
sumber: https://www.pexels.com/id-id/@cottonbro

 

Sebagian besar wanita sukses memiliki mindset berkembang, yang berarti mereka terus-menerus memperbaiki diri. Mereka tidak duduk diam dan hanya menikmati bakat atau keterampilan yang telah mereka kumpulkan hingga titik tertentu dalam hidup mereka. Justru sebaliknya, mereka ingin belajar lebih banyak, menjadi lebih baik, meningkatkan keterampilan mereka, dan memperoleh keterampilan baru yang akan membantu mereka dalam perjalanan menuju kesuksesan.

Simak beberapa tips berikut ini:

  1. Temukan hal baru setiap hari

Jika Anda biasanya mendengarkan radio ketika sedang berada di dalam mobil, kini cobalah untuk menggantinya dengan mendengarkan siniar (podcast). Dengan mendegarkan siniar, maka kamu akan mendapatkan pengetahuan atau informasi mengenai apapun yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya. Kemudian, Anda bisa coba membaca buku di waktu luang Anda, bacalah buku yang membantu Anda untuk berkembang.

  1. Belajar apapun, dimanapun, dan kapanpun.

Belajar tidak boleh dibatasi hanya di ruang kelas. Anda dapat pergi ke perpustakaan dan mengambil buku tentang topik yang menurut Anda menarik, atau mengambil kelas online, atau menonton tutorial gratis di YouTube tentang mengembangkan keterampilan yang selalu ingin Anda miliki.

  1. Pilihlah lingkungan yang positif

Orang-orang yang Anda izinkan di dalam inner circle Anda (keluarga, teman, atau pasangan Anda) dapat memengaruhi suasana hati, sikap, sistem kepercayaan, dan bahkan apa yang Anda anggap sebagai kekuatan atau kelemahan Anda. Maka itulah petingnya untuk memilih lingkungan sekitar yang elalu memberikan dampak positif bagi Anda.

  1. Ubah cara Anda memandang kesuksesan.

Daripada berpikir bahwa kesuksesan adalah tujuan akhir, mulailah berpikir untuk fokus pada menciptakan hal-hal yang menambah nilai bagi Anda dan orang-orang di sekitar Anda.

  1. Hadapi ketakutan Anda

Apa satu hal yang Anda takuti dalam melakukan karier atau bisnis Anda? Biarkan rasa takut yang Anda rasakan mendorong Anda untuk melakukannya. Seperti yang dikatakan oleh Taylor Swift: “be the fearless girl that everyoe knows would dare to do anything”

  1. Jagan cepat puas!

Jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih, Anda perlu berjuang untuk sesuatu yang lebih. Jika Anda terlalu cepat puas degan apa yang Anda dapatkan saat ini Anda tidak peduli lagi untuk pergi ke acara sosial, belajar tentang peluang baru, dan Anda tidak peduli untuk membawa diri Anda sendiri dengan antusiasme yang sama seperti yang Anda lakukan sebelumnya.

  1. Bersikaplah terbuka terhadap peluang baru.

Ketika Anda memiliki pikiran terbuka, Anda membiarkan diri Anda menarik peluang. Anda akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk menciptakan kehidupan yang Anda inginkan, dan tumbuh sebagai manusia yang mengalami kesuksesan secara teratur jika Anda tetap berpikiran terbuka. Menjaga pikiran tetap terbuka memiliki kekuatan untuk membuka pintu lain yang bahkan tidak dapat Anda lihat sebelumnya.

Dengan memiliki growth mindset, maka semua peluang yang tersedia menjadi mugkin untuk diraih dan diwujudkan. Jadilah wanita sukses yang terus haus akan pengetahuan baru dan ilmu atau pelajaran baru, seraplah sebanyak mungkin ilmu yang bisa Anda serap. Jangan lupa untuk berbuat kebaikan dan berbagi kebaikan tersebut kepada orang-orang yang ada di sekitar Anda.