Selamat datang bulan Juni!

Tidak terasa di tahun 2021 ini kita sudah sampai di bulan Juni. Seperti yang kita ketahui, tahun ini memang bukan tahun yang menyenangkan bagi sebagian banyak orang, mungkin saja termasuk dari salah satu dari kalian yang membaca tulisan ini. Tetapi mungkin juga tahun ini merupakan tahun keberuntungan bagi sebagian dari kalian yang membaca tulisan ini. Meskipun begitu, mau bagaimanapun keadaan kita saat ini, karena kehidupan itu bagaikan roda yang berputar, semua akan ada waktunya untuk berputar. Tapi ada satu hal yang harus kita semua ingat, yaitu selalu bersyukur dan senantiasa berpikir positif. Bagaimana caranya agar kita bisa terus bersyukur dan memiliki pikiran yang positif?

Simak ulasannya berikut ini!

Fokus Pada Apa yang Kita Inginkan

sumber:https://www.pexels.com/id-id/@olly

Selalu fokus pada apa yang kita inginkan daripada apa yang tidak kita miliki. Kesalahan yang kebanyakan kita sering lakukan ketika memiliki masalah adalah membicarakannya terus menerus secara berulang-ulang dan tidak berfokus pada hasil akhir. Jadi bukannya berfokus pada apa yang kita inginkan untuk mencapai, kita malah terlalu fokus pada masalah yang sedang kita hadapi. Misalnya, kita menginginkan untuk mendapat nilai bagus dikelas, tetapi di dalam kelas tersebut banyak teman-teman kita yang lebih pintar, bukannya kita berusaha untuk lebih rajin belajar supaya bisa bersaing dengan mereka, kita malah terus-terusan meratapi dan pasrah kalau kita tidak bisa bersaing dengan mereka.

Hal tersebut adalah perumpamaan dimana permasalahan serupa seperti itu sering kita temui dengan kasus yang berbeda. Jadi, daripada kita terlalu fokus terhadap apa yang menjadi masalah kita, kita seharusnya fokus pada apa yang kita inginkan di akhir dan menjadikan hal tesebut sebagai motivasi dalam hidup agar bisa mendapatkannya.

Hidup dan Belajar

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@eternalhappiness

Seperti yang sudah kita semua ketahui bahwa guru terbaik adalah pengalaman, jadi ketahuilah bahwa setiap masalah pasti datang dengan pelajaran. Selalu ada pelajaran dalam segala hal yang terjadi pada kita, dan tugas kita selanjutnya adalah harus mencari apa pelajaran itu dan menguasainya. Karena seperti yang dikatakan Konfusius: “Jika Anda membuat kesalahan dan tidak memperbaikinya, ini disebut kesalahan.”

Jadi, jika kita berbuat kesalalaha, tidak apa-apa. Semua manusia pasti pernah berbuat salah, namun kesalahan itu akan lebih bermakna kalau kita belajar darinya dan menjadikan kesalahan itu sebagai pelajaran hidup yang bisa kita terapkan.

Stop Overthinking

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@olly

 

Jangan percaya semua yang kita pikirkan karena pikiran kita tidak selalu salah, namun tidak selalu benar juga. Masalah kita tidak sebesar pikiran yang mencoba meyakinkan kita, dan jika kita memilih untuk mempercayai setiap hal negatif meskipun yang terlintas dalam pikiran kita, maka kita malah akan selalu mendapat masalah. Kita boleh waspada, namun jangan sampai pikiran tersebut yang malah justru menguasai kita, kitalah yang seharusnya menguasai dan mengendalikan pikiran kita.

Apa yang kita sugestikan pada diri kita, maka itulah yang akan terjadi, maka dari itu usahakanlah untuk tidak terlalu sering dan larut dalam pemikiran-pemikiran yang negatif karena hal tesebut akan mempengaruhi alam bawah sadar kita dan membuat sugesti tersebut menjadi kenyataan. Tetapi jika kita selalu senantiasa berpikiran positif, maka alam bawah sadar kitapun akan menjadi positif juga dan hal tersebut akan terbawa pad diri kita sendiri.

Selalu Bersyukur

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@eternalhappiness

Usahakan untuk selalu mengungkapkan rasa terima kasih kita atas segala sesuatu yang terjadi pada diri, baik atau buruk, dan termasuk juga untuk setiap orang yang berinteraksi dengan kita. Semakin banyak kita memilih untuk mengungkapkan rasa terima kasih, semakin banyak alasan yang kita miliki untuk mengungkapkan rasa terima kasih kita, dan ketika kita menjadi terlalu sibuk dan berfokus pada banyak hal yang kita syukuri, kita tidak akan lagi merasa kurang atau khawatir tentang apa yang kita miliki dan tidak kita miliki. Ketika kita selalu bersyukur maka tidak ada lagi ruang tersisa untuk stres dan kekhawatiran di diri kita.

It’s Okay to be Not Okay

sumber: https://www.pexels.com/id-id/@pavel-danilyuk

 

Ketika kita mencoba melakukan segalanya dengan sempurna, seringnya kita akan menghadapi stres dan pusing sendiri karena tidak mungkin untuk menjadi sempurna dalam segala hal yang kita lakukan. Jangan terlalu memaksakan. Terimalah segala sesuatu sebagaimana adanya tanpa kita mencoba untuk mengubahnya, tanpa berusaha melawannya. Ikuti arus, dan ketahuilah bahwa hidup tidak dimaksudkan untuk menjadi perjuangan sepanjang waktu.

Namun, hal ini bukan berarti kita diharuskan untuk pasrah dengan hidup dan membuat kita tidak berusaha untuk mengejarnya. Tetapi lebih kepada segala sesuatu yang tidak sempurna itu wajar dan kita semua memiliki ketidaksempurnaan itu. Imperfection is okay. Kalau kita sudah melakukannya semaksimal mungkin dengan menggunakan seluruh tenaga yang kita miliki namun tetap menghasilkan sesuatu yang tidak sempurna, ya tidak apa-apa. Karena memang tidak ada yang sempurna di dunia ini, jadi tidak perlu susah-susah mengejar apa yang memang tidak pernah ada. Bersyukur dan menerima adalah kuncinya.

Nah, jadi kalau kita sudah mengerti tentang kelima poin diatas, kita akan selalu senantiasa berpikir positif dan selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki dan juga bersyukur dengan apa yang tidak kita miliki. Tetap berusaha, tetap semangat dan selalu bersyukur!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *