12 Kebiasaan yang Menghambat Produktifitas

Produktif adalah sifat yang semestinya dimiliki semua orang. Baik pekerja kantoran maupun ibu rumah tangga sekalipun harus tetap produktif. Memiliki sifat yang produktif bisa membantu kamu untuk memaksimalkan kemampuanmu dalam menyelesaikan sesuatu tanpa jeda namun juga tanpa membuat kamu terlalu lelah. Namun, tanpa disadari, ada beberapa hal yang bisa menghambat produktifitas. Diantaranya adalah:

1.      Browsing Internet Berlebihan

Sumber: https://thebalanceeveryday.com/

Browsing menggunakan internet adalah hal yang bagus untuk dilakukan. Apalagi, sekarang, internet adalah tempat segala informasi berada. Tapi, kalau secara berlebihan juga tidak baik. Browsing Internet secara berlebihan dapat membuat kamu lupa waktu dan malah melalaikan tugas lainnya yang tidak kalah penting yang akhirnya menghambat produktifitas.

2.      Multitasking

Sumber: https://mishpacha.com/

Terdengar bagus, kan? Tapi, ada sebuah penelitian yang menyatakan bahwa hanya 2% dari populasi dunia yang bisa melakukan multitasking dengan baik. Jika kamu tidak bisa melakukan multitasking dengan baik, maka jangan dilakukan. Kalau masih mau multitasking, perhatikan berapa banyak pekerjaan yang bisa kamu lakukan secara bersamaan. Jangan sampai, multitasking yang dilakukan untuk meningkatkan produktifitas malah bersifat menghambat.

3.      Sering Membuka Email

Sumber: https://litmus.com/

Sama seperti browsing, sering-sering membuka email bisa membuatmu lupa waktu. Kamu mungkin sedang menunggu email. Namun, sembari menunggu, kamu tidak perlu terus-terusan merefresh kotak masuk emailmu. Cukup beberapa menit sekali sambil melakukan hal lain yang mungkin bisa kamu lakukan.

4.      Perfeksionis

Sumber: https://liberationist.org/

Kalau dipikir-pikir, menjadi perfeksionis itu memang menghambat produktifitas. Bayangkan, berapa kali kamu harus mengulang suatu pekerjaan sampai sempurna? Bisa-bisa, waktumu habis hanya untuk menyempurnakan pekerjaan itu dan mengabaikan pekerjaan lain.

5.      Menunda Pekerjaan

Sumber: https://psycom.net/

Tidak perlu diberitahu, menunda pekerjaan pasti akan menghambat produktifitas. Menunda pekerjaan artinya tidak melakukan pekerjaan tersebut dan malah melakukan hal lain yang belum tentu merupakan prioritas tinggi. Jadi, hilangkan kebiasaan menunda pekerjaan agar lebih produktif.

6.      Melakukan Terlalu Banyak Meeting

Sumber: https://thriveglobal.com/

Terlalu banyak meeting bisa menyebabkan kamu malah bingung dengan pekerjaan yang kamu kerjakan. Akan ada banyak sekali ketidakpuasan dalam meeting tentang hasil kerjamu. Hal ini menyebabkan kamu akan terus menerus memperbaiki pekerjaanmu sehingga kamu tidak punya waktu untuk mengerjakan hal lain.

7.      Duduk Terlalu Lama

Sumber: https://uttarpradesh.org/

Siapa sangka kalau duduk terlalu lama tidak baik untuk produktifitas? Duduk terlalu lama dapat membuat punggungmu sakit dan membuat kamu menjadi kurang fokus. Jadi, sisihkan waktu sedikit untuk berdiri dan menggerakkan tubuh.

8.      Mematikan Alarm dan Kembali Tidur

Sumber: https://vecteezy.com/

Kalau kamu tipe orang yang mematikan alarm lalu lanjut tidur lagi, maka buang jauh-jauh kebiasaan ini. Mematikan alarm tidak membuat kamu bisa tidur dengan nyenyak lagi. Yang ada, kamu malah menguras energi karena memaksakan untuk tidur lagi. Daripada tidur lagi, lebih baik kamu bangun dan mulai beraktifitas.

9.      Tidak Punya Prioritas

Sumber: https://pavlovych.com/

Skala prioritas itu penting. Dengan skala prioritas, kamu akan tahu mana saja pekerjaan yang harus kamu lakukan terlebih dulu. Kalau kamu tidak punya skala prioritas, kamu akan keteteran dan malah jadi menghambat produktifitas.

10.  Merencanakan Terlalu Matang

Sumber: https://atlantachallange.com/

Perencaan juga penting. Namun, kalau kamu hanya fokus pada perencanaan, maka rencana kamu tidak akan terlaksana. Karena, setiap kali kamu mau memulai, kamu akan merasa kalau rencana ini belum matang yang akhirnya kamu malah menghabiskan waktu kembali pada proses perencanaan.

11.  Terlalu Santai

Sumber: https://steemit.com/

Terlalu santai juga menghambat produktifitasmu. Iya, kamu tidak terlalu fokus pada perencanaan. Namun kamu malah dihadapkan dengan hambatan-hambatan yang semestinya tidak ada jika kamu merencanakannya dengan baik.

12.  Tidur dengan Handphone

Sumber: https://elemental.medium.com/

Handphone memancarkan sinar biru melalui LED-nya. Sinar biru ini menyebabkan kualitas tidurmu menuruun. Karena kualitas tidurmu menurun, kamu pun menjadi tidak terlalu bersemangat di pagi hari dan produktifitasmu menurun.

14 Hari Memperbaiki Manajemen Waktu

Time manajemen atau manajemen waktu adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Sulit dilakukan karena membutuhkan komitmen besar untuk menyukseskannya. Selain itu, dengan jadwal di luar dirimu yang terus berubah, manajemen waktu pun semakin sulit untuk dilakukan. Walaupun sulit, bukan berarti tidak bisa dilakukan. Lakukan step-by-step memperbaiki manajemen waktu berikut selama 14 hari, kamu pun juga bisa membuat manajemen waktu yang bisa kamu eksekusi dengan baik.

1.      Buat Jurnal Waktu

Sumber: https://id.pinterest.com/

Jurnal waktu ini berbentuk daftar apa saja yang ingin kamu lakukan di hari itu. Mulai dari jam berapa kamu mulai melakukannya sampai selesai dan kegiatan apa yang akan kamu lakukan selanjutnya.

2.      Evaluasi

Sumber: https://hatrabbits.com/

Setelah kemarin kamu menjalankan jurnal waktu, kamu evaluasi kegiatan apa yang ternyata membutuhkan waktu lebih lama atau yang mungkin bisa kamu kurangi waktunya.

3.      Buang Pikiran yang Tidak Berguna

Sumber: https://blog.biomedcentral.com/

Di hari ketiga, kamu mulai coba untuk memilah mana saja yang penting dan tidak. Kamu bisa membuang pikiran-pikiran yang tidak penting. Pikiran yang tidak penting ini akan menghambat kamu melakukan rutinitas sehari-hari.

4.      Tulis Hal yang Kamu Sukai Dari Dirimu

Sumber: https://unsplash.com/

Kamu adalah orang yang paling mengerti diri kamu sendiri. Kamu pun yang tahu apa kelebihanmu. Coba tuliskan apa saja yang kamu sukai dari dirimu. Tuliskan sebanyak-banyaknya. Ini berguna supaya kamu lebih termotivasi untuk melakukan banyak hal yang kamu sukai.

5.      Buat Komitmen dengan Diri Sendiri

Sumber: https://greatnewsnetwork.com/

Hal yang sulit dalam mengatur waktu adalah komitmen. Ada saja hal yang membuat kita lupa akan jadwal yang sudah dibuat. Jadi, di hari kelima ini, kamu coba lebih berkomitmen untuk melakukan kegiatan sesuai jadwal yang telah kamu buat. Sayang, kan, sudah lima hari tapi masih belum bisa patuh dengan jadwa sendiri?

6.      Buat Daftar Prioritas

Sumber: https://christianquotes.com/

Setelah lima hari, kamu pasti paham mana saja yang harus kamu kerjakan terlebih dahulu, dan mana yang bisa kamu tunda kerjakan. Jadi, kamu bisa buat daftar prioritas di hari keenam ini.

7.      Jadwalkan Prioritasmu

Sumber: https://ppx.inkwellpress.com/

Di hari keenam kamu sudah mengkategorikan kegiatan prioritas. Sekarang, kamu atur sedemikian rupa jadwalmu dengan memperhatikan daftar prioritas yang kamu buat kemarin.

8.      Buat Jadwal 2 Mingguan

Sumber: https://blog. hootsuite.com/

Setelah membuat jadwal prioritas, kamu bisa mulai membuat jadwal selama 2 minggu kedepan.

9.      Ciptakan Rutinitas Pagi

Sumber: https://pl.venngage.com/

Kamu sekarang sudah mulai patuh, nih, dengan jadwal sendiri. Sekarang saatnya menyisipkan rutinitas baru yang baik dilakukan di pagi hari. Contoh rutinitasnya adalah bangun lebih pagi, olahraga, dan berjemur.

10.  Ciptakan Rutinitas Sore

Sumber: https://pinterest.com/

Selain rutinitas pagi, kamu juga boleh coba membuat rutinitas malam yang gak kalah baiknya. Contohnya seperti mengevaluasi hari, menulis, mandi, dan lainnya.

11.  Lakukan Peraturan Tanpa Media Sosial

Sumber: https://en.m.wikipedia.org/

Di hari kesebelas, kamu coba sisipkan waktu di jadwalmu dimana kamu benar-benar tidak membuka media sosial. Media sosial tidak selalu isinya baik. Jangan sampai kamu menghancurkan mood kamu karena berita tidak menyenangkan di media sosial. Kamu bisa menjadwalkannya di pagi hari agar kamu lebih bersemangat tanpa beban karena pemberitaan media sosial.

12.  Menolak tanpa Meminta Maaf

Sumber: https://thenankoo.com/

Kamu berhak menolak ajakan orang lain untuk pergi karena itu akan mengganggu jadwalmu. Jadi, mulai sekarang coba untuk menolak tanpa perlu merasa bersalah.

13.  Tanyakan 4 Pertanyaan Sebelum Mengiyakan

Sumber: https://englishlive.af.com/

Kalau kamu mau disuruh melakukan sesuatu di luar jadwalmu, kamu bisa tanyakan dulu pertanyaan seperti seberapa pentingnya kegiatan itu, apakah akan memakan waktu lama, apa feedback yang kamu dapatkan, dan apakah bisa jika diganti di lain waktu. Setelah mengkonfirmasi semuanya dan ternyata itu penting, baru kamu mengiyakannya.

14.  Buat Jurnal Waktu dan Evaluasi

Sumber: https://clairediazortiz.com/

Di hari terakhir, kamu sudah mengerti tentang jadwal dan prioritasmu. Sekarang, saatnya mengupdate jadwal dan menyesuaikannya dengan jadwal dan prioritas barumu. Lakukan itu perdua minggu sekali karena prioritas pasti berubah-ubah.

Pertanyaan yang Haram Ditanyakan Saat Menjalani Interview Pekerja

Saat wawancara kerja, biasanya pewawancara akan memberikan waktu untuk kamu bertanya apapun padanya. Banyak yang tidak tahu kalau ternyata pertanyaan-pertanyaan yang kamu lontarkan bisa saja mengubah pandangannya terhadap kamu. Jangan sampai kamu salah bertanya yang mengakibatkan penilaianmu berkurang di mata pewawancara. Jadi, perhatikan pertanyaan apa saja yang tidak boleh ditanyakan saat wawancara pekerjaan.

  1. Apa yang perusahaan Anda lakukan?
Sumber: https://sevengatellc.com/

Kalau kamu sudah mendaftar lowongan kerja di perusahaan tersebut, tentunya kamu seharusnya sudah tau tentang perusahaan itu. Perusahaan itu bergerak di bidang apa, siapa direkturnya, dimana saja cabangnya, dan lain sebagainya. Jadi, pertanyaan yang menyangkut perusahaan sebaiknya tidak ditanyakan.

  1. Apakah boleh jika gaji pertama saya dinaikkan?
Sumber: https://insights.dice.com/

Menanyakan perihal gaji saat wawancara pekerjaan tidaklah sopan. Apalagi jika kamu meminta untuk menaikkan gaji pertamamu. Itu bisa membuat kamu langsung dicoret dari daftar penerimaan karyawan baru.

  1. Apakah saya boleh mengganti kewajiban pekerjaan saya?
Sumber: https://womansday.com/

Saat mendaftar, tentu kamu tahu kewajiban apa saja yang harus kamu lakukan saat diterima di posisi tersebut. Jadi, tidak mungkin kamu meminta untuk mengubah tugas-tugas yang sudah sepatutnya kamu kerjakan apalagi kalau kamu masih baru.

  1. Apakah saya bisa mengubah waktu kerja saya?
Sumber: https://chartattack.com/

Sebagai orang baru, ada baiknya untuk selalu mengikuti peraturan perusahaan. Apalagi tentang jam kerja. Kebanyakan jam kerja di perusahaan tidak bisa diubah, kecuali untuk perusahaan yang menganut sistem flextime atau jam kerja fleksibel. Jadi, menanyakan pertanyaan tersebut adalah hal yang tidak berguna.

  1. Berapa banyak cuti yang bisa saya dapatkan?
Sumber: https://travelchannel.com/

Pertanyaan ini membuat kamu seolah-olah tidak niat untuk bekerja dan hanya memikirkan waktu libur. Jadi, lebih baik jangan ditanyakan, ya.

  1. Apa benar perusahaan ini sedang ada masalah?
Sumber: https://careertoolbelt.com/

Menanyakan kebenaran gossip yang kamu dengar mengenai perusahaan tersebut saat wawancara benar-benar tidak sopan. Selain kemungkinan untuk kamu ditolak semakin besar, kamu pun tidak akan mendapat jawaban yang kamu inginkan.

  1. Apakah perusahaan akan melakukan tes narkotika?
Sumber: https://thebalancecareers.com/

Pertanyaan seperti ini membuat kamu akan terlihat mencurigakan. Bisa-bisa kamu mendapat tuduhan yang tidak-tidak. Kecuali jika kamu memang sedang dalam pengobatan tertentu.

  1. Berapa lama saya harus bekerja untuk mendapatkan promosi jabatan?
Sumber: https://medium.com/

Ingat, kamu belum tentu diterima. Untuk menanyakan hal-hal yang hanya bisa dilihat berdasarkan hasil kerjamu pun tidak baik ditanyakan saat kamu belum mulai bekerja.

  1. Apakah aktifitas online saya akan diawasi?
Sumber: https://kaspersky.com/

Pertanyaan ini sama seperti pertanyaan sebelumnya. Kamu malah akan terlihat mencurigakan karena seakan-akan takut jika aktivitas onlinemu ketahuan oleh perusahaan. Jangan berikan image yang mencurigakan seperti itu saat wawancara.

Indikator Menjadi Orang Sukses

Semua orang ingin menjadi orang sukses. Sayangnya, tidak semua bisa menjadi orang sukses. Menjadi orang sukses tidak serta merta terjadi begitu saja. Ada berbagai macam hal yang perlu dilakukan untuk menjadi orang sukses. Tidak hanya itu, malah banyak orang yang menganggap mereka adalah orang sukses, namun pada kenyataannya belum.

Mary Ellen Tribby, seorang konsultas bisnis, membuat sebuah indikator untuk menentukan seseorang adalah orang sukses atau bukan. Nah, berikut ini adalah beberapa poin indikator yang bisa kamu gunakan untuk menentukan kamu sendiri adalah orang sukses atau bukan.

  1. Selalu Bersyukur
Sumber: https://medium.com/

Orang sukses akan selalu bersyukur atas apa yang ia dapatkan. Walaupun itu adalah hal-hal kecil, mereka akan senantiasa menganggap hal itu besar dan penting karena mereka tahu bahwa sekecil apapun sebuah hal bisa saja mengubah kehidupannya. Sehingga orang sukses pun sangat bersyukur dengan apa yang mereka dapatkan.

  1. Mudah Memaafkan Kesalahan Orang Lain
Sumber: https://medium.com/

Sebagai orang sukses, kelapangan hati adalah hal yang penting. Sifat mudah memaafkan akan terbentuk dengan sendirinya karena orang sukses biasanya langsung paham bahwa manusia adalah tempatnya salah.

  1. Menerima Konsekuensi Atas Kesalahan yang Diperbuat
Sumber: https://knowledge.insead.edu/

Menjadi orang sukses artinya siap pula dalam menanggung segala konsekuensi atas kesalahan yang sudah dilakukan. Orang sukses adalah orang yang berhati besar. Jadi, menerima kesalahan dan konsekuensi serta hukumannya adalah sifat yang memang sudah menjadi tanda bahwa orang tersebut adalah orang sukses.

  1. Selalu Mengajak Orang Lain untuk Sukses
Sumber: https://ozanagiusca.com/

Tidak ingin sukses sendiri, orang sukses biasanya akan mengajak dan mempengaruhi orang lain untuk ikut sukses. Mereka cenderung untuk tidak egois dan dengan senang hati membagikan ilmu serta semangat pada orang lain.

  1. Memuji dan Memberikan Selamat Pada Kesuksesan Orang Lain

Jika melihat seseorang sukses bahkan melebihi mereka, orang sukses tidak akan merasa iri. Yang ada, mereka akan memberikan selamat serta memuji kerja keras yang telah dilakukan. Bukan hanya selamat dan pujian, mereka pun akan merasa lebih terpacu dalam meraih kesuksesan mereka yang lain.

  1. Suka Membaca dan Menyebarkan Informasi yang Disertai dengan Data
Sumber: https://theedadvocate.org/

Orang sukses sangat suka membaca. Bukan bacaan ecek-ecek maupun gosip karena mereka tidak ada waktu untuk itu. Mereka hanya suka membaca bacaan yang memang sudah ada datanya. Selain itu, mereka pun tidak pelit pengetahuan. Mereka dengan senang hati membagikan informasi yang mereka tahu sesuai data yang mereka terima pula. Jadi, jangan takut untuk termakan hoax karena mereka tidak akan menyebarkannya.

  1. Memiliki Daftar Keinginan
Sumber: https://nsthemes.com/

Bagi sebagian orang, saat mendapatkan keinginan terbesarnya, mereka akan cepat merasa puas. Hal inilah yang biasanya membuat seseorang tidak sepenuhnya sukses. Orang sukses adalah mereka yang selalu punya impian dan keinginan. Walaupun keinginannya sudah terpenuhi, mereka akan senantiasa mencarinya lagi dan lagi. Dengan begitu, hidup mereka pun akan lebih terarah karena mereka tahu apa yang mereka inginkan.

  1. Selalu Ingin Belajar dan Punya Ide
Sumber: https://collegeparentcentral.com/

Salah satu keinginan orang sukses adalah terus menerus belajar. Bagi mereka, tidak cukup hanya dengan satu dua ilmu pengetahuan yang mereka kuasai, mereka juga butuh ilmu-ilmu lain agar dapat menjawab segala pertanyaan yang mereka takt ahu jawabannya. Selain mencari jawaban, ilmu yang mereka dapatkan itu juga mereka manfaatkan untuk membuat ide-ide cemerlang. Oleh karena itulah orang sukses akan selalu punya ide.

  1. Mudah Beradaptasi
Sumber: https://medium.com/

Zaman terus berkembang. Jika kamu adalah orang yang tidak suka dengan perubahan, maka kamu mungkin bukanlah kandidat yang cocok untuk menjadi orang sukses. Mengapa? Karena orang sukses akan sangat mudah beradaptasi di lingukangan yang baru. Jadi, merekapun bisa bersikap dan bekerja secara normal walaupun keadaan sekitar mereka berubah.

  1. Berpikir Di Luar Nalar
Sumber: https://growthengineering.co.uk/

Istilahnya adalah thinking outside the box. Ide-ide mereka tidak hanya cemerlang, namun cara menyelesaikan masalah bagi orang sukses sangat berbeda dengan cara menyelesaikan masalah bagi orang biasa. Orang biasa mungkin hanya menyelesaikan masalah yang saat itu muncul, namun orang sukses akan memikirkan bagaimana keputusannya berpengaruh pada masalah-masalah lain yang mungkin akan muncul sehingga mereka bisa meminimalisir hal tersebut.

Nah, berkaca dari 10 poin tersebut, apakah kamu termasuk orang sukses?

Cara Memiliki Mental yang Kuat

Mental yang kuat tidak serta merta muncul begitu saja. Ada banyak praktek yang harus dijalani untuk mendapatkan hal itu. Seringkali malah praktek itu sangat mudah dilakukan, namun selalu diabaikan. Apa saja?

  1. Jangan Takut Sendirian
Sumber: https://bbc.com/

Untuk menjadi seseorang yang bermental baja, kamu tidak boleh takut melakukan hal-hal sendiri. Kamu tidak bisa mengharapkan akan selalu ada bantuan karena bantuan tidak selamanya ada. Dengan menanamkan pada diri sendiri bahwa kamu bisa mandiri, kamu sudah mulai membangun mental yang kuat.

  1. Jangan Terpuruk Pada Masa Lalu
Sumber: https://tinybuddha.com/

Masa lalu memang penting. Namun jangan sampai kamu malah terpuruk dan tidak bisa move on. Jadikan masa lalu sebagai batu loncatan untuk dirimu, bukan batu sandungan yang menenggelamkanmu.

  1. Jangan Mengharapkan Sesuatu Dari Apa Yang Telah Kamu Berikan
Sumber: https://emmanuelmensahministries.com/

Banyak sekali orang yang mengharapkan balasan atas kebaikan mereka. Tapi, hal itu sebenarnya tidak baik. Dengan kamu terus mengharap itu kamu akan kecewa sendiri karena tidak mendapat apa yang kamu harapkan. Jadi, jangan terlalu berharap untuk itu. Lakukanlah kebaikan tanpa pamrih.

  1. Jangan Berharap Akan Langsung Mendapat Hasil
Sumber: https://dnaindia.com/

Hasil usahamu tidak akan serta merta muncul. Akan ada banyak sekali proses untuk mendapatkan hasil yang kamu inginkan. Jadi, bersabarlah untuk itu.

  1. Jangan Ragu Untuk Berbagi
Sumber: https://everydayfeminism.com/

Berbagi tidak perlu berbentuk materi. Ilmu yang kamu punya pun akan sangat berguna untuk kamu bagikan. Ikhlas dalam memberi akan membuat kamu lebih bersyukur atas apa yang kamu punya. Dengan begitu, kamupun akan dengan sendirinya lebih bersabar saat menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Jangan Buang Waktu Untuk Mengasihani Diri Sendiri
Sumber: https://english.elpais.com/

Kalau kamu sedang berada dalam kesulitan, jangan sekalipun mengasihani diri sendiri. Mengasihani diri sendiri adalah hal yang tidak berguna. Gunakanlah waktumu yang berharga itu untuk memperbaiki keadaan.

  1. Jangan Buang Tenaga Pada Sesuatu Yang Tak Bisa Kamu Kendalikan
Sumber: https://dnaindia.com/

Kamu tahu ada yang salah, namun, kalau penyebabnya adalah hal-hal yang tidak bisa kamu kendalikan, maka jangan paksakan diri untuk memperbaikinya.

  1. Jangan Biarkan Orang Lain Mempengaruhi Emosimu
Sumber: https://headheartbrain.com/

Emosimu adalah milikmu. Jangan mudah terbawa suasana sampai-sampai kamu seakan terhipnotis pada orang lain yang akhirnya malah membuatmu menjadi bukan dirimu. Atur emosimu, jangan sampai kamu disetir oleh orang lain.

  1. Jangan Iri Dengan Kesuksesan Orang Lain
Sumber: https://isha.sadhguru.org/

Kesuksesan orang lain ada bukan untuk menjadi objek yang harus kamu irikan. Kesuksesan orang lain ada agar kamu bisa memecut dirimu sendiri agar bisa sukses seperti mereka. Jangan biarkan dirimu iri pada kesuksesan tersebut yang akhirnya malah membuatmu lupa untuk membuat dirimu sendiri sukses.

  1. Jangan Lari Dari Tanggung Jawab
Sumber: https://redboxfire.co.uk/

Lari dari tanggung jawab tidak akan membuat masalahmu berkurang. Yang ada, masalah lain akan bermunculan hanya karena kamu tidak melakukan tanggung jawab yang sebelumnya.

  1. Jangan Mudah Menyerah
Sumber: https://pijarpsikologi.org/

Masalah akan selalu ada. Rintangan dan cobaan adalah penghias hidup. Oleh karena itu, jangan sampai kamu menyerah pada keadaan yang sebenarnya bisa kamu perbaiki. Jangan jadikan masalah, rintangan, dan cobaan sebagai alasan kamu untuk berhenti melakukan sebuah hal yang positif.

  1. Jangan Takut Mengambil Keputusan
Sumber: https://jepsonholt.com/

Setiap keputusan akan selalu ada efek sampingnya. Tidak ada keputusan yang sempurna. Jadi, janganlah kamu takut untuk memilih salah satunya.

STOP, Untuk Kamu yang Sedang Stres

sumber: https://medicalnewstoday.com/

Stres adalah sebuah perasaan dimana kamu merasa kacau dan pikiranmu menjadi tak menentu. Stres adalah perasaan yang wajar terjadi saat kamu merasa bingung dengan sebuah pilihan atau berada di keadaan yang tidak biasa kamu hadapi. Merasa stres tidaklah aneh karena setiap orang akan mengalaminya.

Walaupun wajar, stres adalah perasaan yang negatif dan tidak baik untuk merasakannya pada jangka panjang. Bagi sebagian orang, menghilangkan stres adalah hal yang mudah. Mereka tahu apa yang harus dilakukan saat merasa stres. Namun, bagi sebagian lagi, stres akan cukup sulit dihilangkan. Apalagi kalau penyebab stres ini terlalu dalam di pikiran mereka.

Kalau kamu adalah sebagian yang kedua, mungkin kamu bisa melakukan Metode STOP untuk menghilangkan stres. Apa itu Metode STOP?

sumber: https://mishapsandmindfulness.com/

S = Stop

Berhentilah melakukan hal yang sedang kamu lakukan. Berikan tubuhmu posisi yang menurut kamu nyaman dan tinggalkan semua pekerjaanmu sesaat untuk menenangkan dirimu.

T = Take a Breath

Setelah kamu merasa nyaman, tariklah nafas dan hembuskan perlahan. Lakukan terus menerus sampai kamu menemukan ritme yang sama seperti saat kamu bernafas seperti biasanya. Kegiatan ini juga dapat membantumu tenang.

O = Observe

Selidikilah dirimu sendiri. Apa yang tubuhmu butuhkan? Bagaimana keadaan emosimu? Mengapa kamu merasakan emosi tersebut? Apa yang ada di pikiranmu?

P = Proceed with Purpose

Jika kamu sudah tahu bagaimana keadaanmu sendiri, barulah kamu bisa mengeksekusi apa yang kamu butuhkan. Misal jika, saat menyelidiki diri, kamu merasa lelah, maka yang kamu butuhkan adalah istirahat. Jika kamu merasa tidak tenang, mungkin kamu butuh menyegarkan dirimu dengan mandi. Setelahnya, kamu akan merasa lebih baik karena kebutuhanmu sendiri sudah terpenuhi. Dengan begitu, karena kamu sudah merasa lebih baik, kamu bisa menghadapi hal-hal yang membuatmu stres itu dengan kepala dingin.

11 Kebiasaan Wanita Sukses

Wanita sukses bukanlah wanita biasa. Mereka tidak hidup biasa-biasa saja. Tidak pula memiliki mimpi yang biasa-biasa saja. Setiap wanita sukses memilki hidup yang luar biasa berbeda dan mimpi yang jauh dari apa yang orang banyak pikirkan.

Tidak hanya itu, wanita sukses juga memiliki beberapa kebiasaan yang kebanyakan sama.

  1. Pintar Membagi Waktu

Wanita sukses dimulai dari kebiasaan mereka yang pintar membagi waktu. Mereka tahu apa yang harus dikerjakan terlebih dahulu, tingkat kepentingannya, serta berapa lama mereka mampu menyelesaikannya. Jadi, dengan bisa membagi waktu, secara tidak langsung, mereka tahu kemampuan diri mereka seperti apa. Dan dengan membagi waktu, mereka pun bisa melakukan beberapa pekerjaan sekaligus yang memungkinkan untuk mengurangi waktu penyelesaian.

  1. Gemar Menantang Diri Sendiri

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, wanita sukses bukanlah wanita yang biasa-biasa saja. Mereka cenderung tidak mudah puas sehingga harus terus menerus menantang diri mereka untuk melakukan hal lain. Pola piker inilah yang mampu membuat mereka meraih kesuksesan di berbagai bidang.

  1. Suka Mempelajari Hal Baru

Karena wanita sukses suka menantang diri mereka dengan hal-hal baru, tentu mereka pun harus mau mempelajari hal baru. Tidak perlu dipaksa, wanita sukses dengan sukarela mempelajari hal-hal baru tersebut. Mereka tidak akan mengeluh karena tidak mengerti, mereka akan mencari jawaban atas pertanyaan tersebut dan mendapatkan ilmu-ilmu baru.

  1. Belajar dari Kesalahan

Wanita sukses tidak akan lari dari masalah. Mereka akan mengakui jika mereka salah dan berusaha untuk memperbaikinya. Setelahnya, mereka akan belajar dari kesalahan tersebut dan berusaha untuk tidak mengulanginya lagi. Mereka juga tidak akan berlama-lama terpuruk karena kesalahan tersebut karena di mata mereka masa depan adalah segalanya.

  1. Bisa Menjaga Kesehatan

Tidak hanya dalam pekerjaan, wanita sukses pun bisa mengatur pola makan dan kesehatannya. Mereka cenderung akan mencari waktu untuk berolahraga bahkan di jam istirahat sekalipun.

  1. Hebat dalam Mengatur Keuangan

Keuangan adalah hal yang sulit untuk diatur untuk sebagian orang. Namun, di tangan wanita sukses, keuangan akan terasa lebih mudah untuk diatur. Mengapa? Karena mereka mengerti mana kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan dan mana kebutuhan yang hanya berguna untuk memuaskan batin.

  1. Selalu Tersenyum

Wanita sukses akan selalu terlihat bahagia. Senyum yang diberikan bisa mempengaruhi orang-orang di sekitarnya. Ia tidak akan segan-segan tersenyum dan mengucapkan terima kasih pada orang yang tidak ia kenal.

  1. Mampu Hidup di Luar Zona Nyaman

Salah satu kebiasaan wanita sukses adalah selalu menantang diri sendiri. Oleh karena itu, pastinya mereka sering bermain keluar dari zona nyaman. Walaupun begitu, mereka masih bisa menikmati hidup di luar zona nyaman mereka karena mereka tahu bahwa ada sesuatu yang ingin ia kejar di zona tersebut.

  1. Punya Mimpi dan Berusaha Mewujudkannya

Wanita sukses adalah wanita yang memiliki mimpi. Bukan hanya sekadar di angan, mereka akan berusaha menjadikan mimpi mereka nyata. Mereka tidak akan membiarkan mimpi mereka hanya berseliweran di kepala, namun orang lain pun harus melihat itu.

  1. Tahu Setiap Kesuksesan Patut di Hargai

Bagi wanita sukses, sekecil apapun kesuksesan yang ia raih adalah hal yang patut dihargai. Tidak akan heran jika wanita sukses selalu terlihat bahagia karena mereka memiliki kebiasaan untuk selalu menghargai pencapaian yang mereka dapatkan.

  1. Suka Menebarkan Kebaikan

Tidak hanya untuk diri sendiri, wanita sukses juga suka untuk membagikan kebaikan yang ia miliki kepada orang lain. Entah berbentuk barang maupun jasa. Mereka tidak akan ragu untuk membantu sesama dan mengajarkan orang lain untuk menjadi sepertinya.

Bicara Tentang Percintaan – Edisi Valentine

“Percintaan” menjadi salah satu topik yang nggak akan ada habisnya kalau dibahas. Setiap orang punya cerita yang berbeda-beda dalam kehidupan percintaannya. Ada yang menyenangkan, menegangkan, drama sampai yang menyedihkan. Setelah mendengar dari beberapa orang dan mengalami sendiri, aku mau sharing beberapa pelajaran mengenai percintaan.

1. Jangan pernah memaksa orang untuk mencintai kamu.

Kalau emang dia sayang sama kamu dan ingin dengan “sukarela” (willing) tetap sama kamu, dia akan lakuin yang terbaik buat dapetin hati kamu. Sama halnya berlaku antara kamu ke si dia. Kalau memang kamu beneran sayang sama dia, kamu akan rela lakuin apapun yang kamu mampu untuk bisa untuk bikin dia senang.
2. Jangan pernah berharap orang lain bisa bikin kamu lebih bahagia daripada diri kamu sendiri.
Kalau kamu nggak bahagia dengan diri kamu sendiri dan kamu nggak nyaman dengan kesendirian (kesinglean) kamu kemungkinan kamu akan bahagia dengan pasangan itu jauh lebih kecil. Karena setiap kali kamu merasa pasangan kamu harusnya bisa bahagiain kamu, bahkan pasanganmu dapat melakukan yang sebaliknya yaitu menyakitimu dengan sengaja maupun tidak sengaja. Karena tujuan kita berpasangan bukan untuk jadi lebih bahagia. Tetapi karena memang kamu mau sama dia dan membahagiakan dia, bukan berharap sebaliknya untuk dia bahagiain kamu.
3. Jangan pernah mengumbar keburukan pasangan kamu.
Kalau memang kamu sudah enggak bisa terima lagi atas keburukan yang dia lakukan atau ketidakadilan yang kamu hadapin selama kamu berpacaran sama dia, at least jangan umbar kejelekannya. Karena suatu saat kamu bakal ketemu yang lebih baik dan kamu nggak mau sampai dia menganggap kamu “ringan” karena kamu pernah mengalami pengalaman yang lebih buruk dan merasa dirinya sudah lebih baik daripada pasangan kamu yang dulu. Apabila kamu dapat pasangan yang mungkin lebih buruk dari yang sebelumnya kesempatan dia untuk membela diri jauh lebih besar karena dia tahu masa lalu juga nggak sebaik yang kamu alami dalam hubungan yang sekarang sama dia.
4. Sembuhin dirimu terlebih dahulu sebelum kamu menyembuhkan orang lain.
Mungkin dimata teman-teman kamu, kamu adalah orang yang paling sabar yang paling baik dan mampu menjadi pendengar yang baik bagi banyak orang. Tapi sebenarnya nggak kayak gitu. Dalam berpacaran kamu sadar kalau kamu nggak sebaik apa yang temen-temen kamu liat. Kadang ketika pasangan kamu butuh kamu untuk jadi teman baik tapi kamu malah nambahin beban dan memperuwet masalah dia bukan malah membantu. Mungkin karena kamu butuh perhatian atau kamu kesepian atau bahkan kamu sendiri masih “sakit” dari pengalaman kamu yang lalu. Jadi lebih baik kamu sembuhin dirimu sendiri dulu baru memulai hubungan yang baru dengan orang yang baru.
5. Jangan gampang ngomong kata putus.
Karena putus itu nggak mudah dan karena putus itu apa dampak panjang entah buat kamu sendiri ataupun orang lain. Sama halnya dengan nembak artinya kamu berkomitmen sama dia, putus itu juga salah satu kata bentuk komitmen menyatakan kamu nggak mau sama dia lagi. Kalau kamu sudah ngomong putus dan tiba-tiba kamu berubah pikiran, menyesal atau bahkan berpikir untuk balikan kamu akan dianggap nggak konsisten dan kamu nggak bisa komitmen sama omongan kamu sendiri.
6. Kamu enggak bisa benar-benar berteman dengan mantanmu, kecuali..
Ya, mungkin kedengarannya kayak emang childish. Tapi kemungkinan kamu bisa benar-benar berteman dengan mantanmu sangat kecil, kecuali memang kamu nggak pernah beneran sayang sama dia.
Buat kalian yang sedang jatuh cinta sekarang, baru pacaran, berencana menikah atau yang di persimpangan jalan antara kamu mau putus atau mau lanjut. Coba pertimbangin matang-matang Jangan sampai menyesal dengan keputusanmu, mintalah pendapat orang lain khususnya orang-orang terdekat seperti orang tua dan sahabat karena mereka melihat dari sudut pandang ketiga di luar dari relationship kamu. Ketika kamu nggak bisa lihat, mereka bisa lihat. Sama halnya seperti apa yang kamu liat dari pasangan kamu dan mereka nggak bisa liat.
Lanjut maupun putus sama-sama bentuk komitmen.
Cinta bukan main-main. Cinta bukan ajang coba-coba.

Selamat bulan Valentine, love yourself & love others!

Things You Can Control

Halo girls.. pernah gak sih kamu merasa ada sesuatu yang salah dari diri kamu? Tiap orang pasti punya halangan dalam mencapai hal yang diinginkan supaya diri kamu menjadi maju. Salah satu solusinya adalah mengontrolnya. Beberapa hal tentu saja tidak dapat kamu kontrol seperti bencana, takdir, dll. tetapi ada yang bisa kamu kendalikan di dalam dirimu agar dapat memperbaiki dirimu. Lalu hal apa saja yang dapat kamu kontrol di dalam hidupmu? Yuk kita bahas.

  1. What you eat

Tentu saja kamu bisa mengontrol apa yang kamu makan setiap harinya. Ketika samu merasa ingin makan dan ngemil, nafsu makanmu itu tidak harus selalu dituruti loh girls. Tau dong akibatnya kalo kamu sering ngemil? Gak pengen dong kamu jadi buncit.

  1.  What you talk about

Kamu bisa mengontrol apa yang kamu bicarakan dengan orang-orang disekitarmu. Tidak semua topik dapat kamu bicarakan di depan orang lain loh.. yang paling penting, harus berbicara sesuai fakta ya girls.

  1. What you think about

Kamu harus bisa mengontrol pikiran kamu terutama dengan hal-hal negatif. Yang harus kamu ingat adalah pikiran bisa menjadi sahabat yang baik,sekaligus musuh yang paling jahat untuk dirimu sendiri.

  1. What you believe

Apa yang kamu percaya dapat kamu kontrol. Banyak hal yang dapat kamu percaya namun tidak semua hal itu baik untuk kedepannya.

  1. Who hang with you

Lingkungan sekitar mu sangat dapat mempengaruhi hidupmu salah satunya adalah pertemanan. Kamu bisa memilih dengan siapa kamu akan bergaul agar kamu dapat menentukan jalan hidupmu kedepannya.

  1. How open-minded you are

Kamu harus bisa mengetahui seberapa open mindednya kamu. Orang yang memiliki pemikiran yang terbuka lebih mudah memperbarui diri sendiri.

  1. How seriously you take life

Tidak semua hal harus dibawa serius, kadang kita perlu juga untuk “santai” di dalam hidup tapi ingat, kamu harus kontrol agar tetap serius di dalam hidup mu jangan kebablasan dan terlalu santai, okay girls?

  1. How personally you take things

Sebagai manusia, kita sudah sepatutnya bergantung dengan orang lain untuk mendukung apa yang kita lakukan. Kamu bisa mengontrolnya seperti berhenti mengkhawatirkan apa yang orang lain pikirkan dan kamu harus bisa menempatkan dirimu diposisi orang lain.

  1. 9.How kind you are

Kebaikan tidak ada batasnya. Kamu bisa kontrol kebaikan yang kamu lakukan setiap harinya. Jangan lupa untuk selalu berbuat baik ya girls!

  1. Your priorities

Ini adalah hal yang kadang terasa sulit untuk sebagian orang. Menentukan suatu prioritas kadang terasa. Penentuan skala prioritas dapat menentukan suatu kesuksesan loh.. Jadi kamu harus kontrol dan jangan sampai sulitnya menentukan prioritas membuat kemunduran dalam hidupmu ya!

  1. Your effort

Kamu bisa mengontrol usaha-usaha apa yang akan kamu lakukan untuk kemajuan hidupmu kedepannya untuk memperbaiki hidupmu. Jika kamu gagal, kamu harus bisa menentukan usaha kedepannya agar kamu dapat berkembang dan jangan sampai terulang kembali.

  1. Your happiness

Ketika ke 11 poin diatas sudah dapat kamu kontrol, tentu saja kamu akan dapat mengontrol kebahagiaanmu karena apa yang seharusnya kamu khawatirkan sudah teratasi karena kamu telah bisa mengontrolnya.

Jangan lupa untuk mengontrol dirimu ya girls! Supaya kamu bisa memperbaiki hidupmu untuk kedepannya.

Equal Pay Day

Pernah gak sih kalian mendengar istilah “Equal Pay Day”? Yuk kita bahas  mengenai hal tersebut.

Equal Pay Day di peringati di tanggal yang berbeda di setiap Negara yang berbeda pula. Equal Pay Day di Amerika Serikat kali ini jatuh di tanggal 10 April 2019.

Equal Pay Day bukan lah termasuk kedalam hari-hari besar melainkan hari simbolis yang diberikan untuk meningkatkan kesadaran akan perbedaan upah gender. Equal Pay Day pertama kali diperhatikan pada tahun 1996 oleh Komite Nasional Kesetaraan Bayaran. Nah komite ini adalah sebuah organisasi perempuan dan hak sipil yang menginginkan dan menuntut untuk menghilangkan diskriminasi upah berdasarkan jenis kelamin dan ras serta untuk mencapai kesetaraan upah.

Kesenjangan upah gender dimaksudkan sebagai perbedaan rata-rata pendapatan per jam antara pria dan wanita. Atau dalam kata lain, wanita harus bekerja dengan jam lebih untuk mendapatkan upah yang setara dengan laki-laki dalam satu tahun sebelumnya. Bayangkan dampak dari kesenjangan ini bagi wanita yang harus menjadi orang tua tunggal dan menafkahi kehidupannya sendiri tentunya akan sangat berat kan? Mengapa hal itu bisa terjadi? Rata-rata wanita memiliki pengalaman kerja yang lebih sedikit karena harus mengurus rumah tangganya sehingga mengambil pekerjaan yang cenderung memiliki jam kerja yang lebih fleksible dan potensi penghasilan lebih rendah dibandingkan pria. Lalu pria juga lebih tertarik mengambil pendidikan yang memiliki nilai pasar yang lebih besar seperti jurusan teknik dan informasi sedangkan wanita lebih memilih pendidikan dengan jurusan umum seperti ilmu komunikasi, ekonomi,dan lainnya.

Untuk memperingati Equal Pay Day banyak sekolah di Amerika Serikat melakukan penjualan kue aksi ifarmatif. Apa tuh? Itu adalah salah satu bentuk protes yang digunakan oleh kelompok mahasiswa untuk mengkritik kebijakan Equal Pay Day. Mereka menjual kue dengan membedakan harga sesuai dengan ras dan jenis kelamin seperti memberikan diskon 20% untuk wanita. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan memnacing adanya pembicaraan tentang pembayaran yang adil.

Jadi gimana girls, menurut kalian setujukah kalian dengan adanya Equal Pay Day ini?

– Feli Pratama