Kakek berusia 62 tahun merasakan sakit di bagian perutnya selama 20 tahun. Desakan keluarga akhirnya membawa ia ke rumah sakit di Washington DC, Amerika Serikat, dengan sejumlah keluhan.

Para dokter memeriksa fisiknya dan mengirimkan sampel ke laboratorium. Namun tidak ditemukan sesuatu yang aneh pada tubuhnya.

Mereka pun memutuskan untuk melakukan melakukan CT scan dengan memasukkan kamera di bagian perut.

Dan ternyata ditemukan benda mengejutkan yaitu “telur rebus utuh”. Ukurannya besar, sepanjang 10 centimeter dan lebarnya 7,5 centimeter. Beratnya 220 gram dan bentuknya persis telur.

Benda dalam perutnya tersebut menekan kantung kemih yang membuatnya sering buang air kecil.

Gumpalan itu lembut, padat berserat dan kenyal seperti telur rebus. Ketika dokter memotongnya, mereka menemukan potongan lemak membeku di bagian tengah.

Dokter menamakan gumpalan seperti telur rebus itu adalah “peritoneal loose body”.

“Benda itu berkemungkinan terbuat dari bagian kecil lemak yang terpisah dari tempatnya (di usus) saat pasien masih muda. Seiring waktu, lemak itu mengeras dan terus membesar.

Seperti pembentukan permata di dalam tiram,” kata ahli urology dr Rachel Sussman pada Huffington Post

Hasil gambar untuk peritoneal loose body

Peritoneal loose bodies berkembang dalam rongga perut. Benda ini bukannya tidak pernah ditemukan.

Tapi biasanya ukurannya lebih kecil dari kasus yang dialami kakek tersebut.

Menurut Sussman, sudah ada penelitian mengenai peritoneal loose bodies ini sebelumnya.

Dari gambar-gambar yang diperoleh sebelumnya, terlihat kalau benda itu bergerak sesuai posisi pasien.

Setelah tim dokter menyelesaikan pembedahan untuk mengeluarkan benda itu dari dalam perut pria tersebut.

Akhirnya ia tidak lagi merasa perlu buang air kecil secara berlebihan.

nara sumber: http://sumsel.tribunnews.com

Comments

comments