Jurnalwanita.com – Tidak sedikit wanita yang mengeluh bagaimana prianya mengalami perubahan sikap saat hubungannya telah berlangsung lama.

Pasangannya berubah mencadi cuek, tidak lebih perhatian, tidak lagi romantis, menjadi sangat egois, dan rutin ingin menang sendiri.

Para wanita yang mengalami kondisi semacam ini menjadi kebingungan bagaimana caranya untuk mengubah kekasihnya semacam sosok saat tetap PDKT dulu, menjadi sosok yang dapat ditaklukkan.

Sejumlah wanita mencoba untuk membikin kekasihnya bertekuk lutut dengan protes, omelan, dan beberapa macam bentuk drama, tetapi hasilnya rutin saja sama.

Beberapa diantara mereka yang menyerah akhirnya lebih memilih untuk mengakhiri hubungannya. Tetapi yang paling tidak sedikit adalah wanita-wanita yang lebih memilih untuk diam dan pasrah menerima keadaannya, kemudian menjadikan sosial media sebagai ajang pelampiasannya.

Setiap pria rutin ingin menjadi luar biasa dan menjadi jagoan. Ini bukan suatu  kearoganan, tetapi telah menjadi sifat alamiah dari pria sejak ia dilahirkan.
Itulah mengapa pria cenderung menyukai hal-hal yang bersifat kompetisi yang mengutamakan supremasi. Kalian pasti telah sangat tidak jarang menonton pria menggilai olahraga, sebab ini adalah ajang di mana ia dapat menunjukkan kejantanan dan keahliannya.

Untuk itu, mendalami egonya adalah tutorial membikin pria bertekuk lutut yang harus kalian pahami di awal perjalanan. Tanpa disadari, ego ini sebetulnya telah masuk dalam interaksi kalian sebagai seorang wanita.

Tentu kalian tetap ingat bagaimana saat seorang pria meperbuat PDKT denganmu, maka ia bakal menunjukkan alangkah ia adalah pria yang lebih luar biasa dari pria-pria yang ada di kurang lebihmu bukan?

Pria itu bakal berusaha untuk mengalahkan pria-pria lainnya, keluar sebagai pemenang, dan memperoleh kamu. Tetapi ini bukan berarti bahwa ia tidak menyukai kalian dengan cara tulus, tetapi sebab sifat kompetitifnya itulah yang membikin segala sesuatu yang diperbuatnya diubah menjadi layaknya suatu  pertandingan.

Nah, apabila pada akhirnya ia telah sukses memperoleh kalian lewat beberapa macam cara, maka dirinya bakal merasa bahwa perjuangannya telah beres. Ini adalah saat baginya untuk dapat lebih santai. Lagipula, ia telah keluar menjadi seorang pemenang. Apabila telah demikian, maka menjadi giliran kalian untuk mati-matian mempertahankan hubungan tersebut.

Kamu bakal menjadi sosok yang lebih memperhatikan dirinya dibanding ia yang memperhatikan kamu. Kalian bakal lebih mudah ngambek hanya sebab ia meperbuat kesalahan kecil. Kalian bakal terus mencari perhatian untuk sekedar menunjukkan isi hati bahwa kalian telah menjadi miliknya, jadi kalian pantas diperperbuat semacam yang kalian inginkan jadi kalian dapat tersanjung.

Beri Makan Egonya
Seusai kalian dapat memahami egonya, maka tutorial membikin pria bertekuk lutut selanjutnya adalah dengan memberi makan egonya tersebut. Kini saatnya untuk menjadikan ego tersebut sebagai senjata kamu. Tugas kalian adalah terus menggosok egonya hingga mengkilap dan buat ia menjadi pria hebat, paling ganteng, dan menjadi pria paling baik di dunia ini. Perbuatlah segala macam tutorial yang dapat membikinnya merasa demikian.

Kamu dapat memujinya dalam beberapa hal, berbicara alangkah kalian sangat menyayanginya dan tidak mengharapkan pria lain lagi, alangkah ia adalah sosok yang pintar dan hebat.

Kamu juga harus untuk dapat mengalah dan tidak meperbuat perlawanan saat sedang bertengkar, menurut saat diberi nasehat, dan rutin tampil cantik di setiap saat. Kalian harus meperbuat faktor ini selagi 90 hari ke depan dan jangan mengeluh. Sekalipun ia tidak merespon dan terkesan tidak menghargai usaha kamu, jangan menyerah. Teruslah perbuat hal-hal tersebut.

Tentu kalian bakal memprotes tutorial ini, mengingat pada awalnya kamulah yang ingin mengubah dirinya, tetapi justru pada titik ini kalian yang harus berubah.

Tenang saja, sebab kami belum beres. Bagaimanapun juga, sadar alias tidak, segala perbuatan yang kalian perbuat itu bakal memengaruhi pola pikirnya. Saat ia memperoleh asupan perhatian yang disertai oleh pujian bertubi-tubi, maka ia bakal sangatlah merasa menjadi pria paling luar biasa di dunia. Seolah-olah semua wanita mengharapkannya.

Nah, apabila pria tergolong sosok yang telah dewasa, maka ia bakal menyadari bahwa perasaan luar biasa yang ia alamiah tersebut adalah hasil dari suapan kekasihnya. Dirinya paham bahwa kekasihnya mempunyai andil besar jadi ia dapat merasakan hal-hal luar biasa tersebut.

Sebagai tanda terima kasih, maka ia bakal menghargai dan membalas segala pujian, perhatian, dan kehangatan tersebut. Saat faktor ini telah terjadi, maka selamat!Interaksi  kalian telah mengalami perubahan yang bakal mendorongnya ke arah yang lebih baik.

Hanya saja, tutorial membikin pria bertekuk lutut yang satu ini terkadang mempunyai hambatan mengingat tidak semua pria mempunyai sikap dewasa. Jadi, ada kemungkinan segala perbuatan manis yang telah kalian tunjukkan tersebut membikinnya sangatlah yakin bahwa dirinya adalah pria paling luar biasa dan jago di dunia ini.

Pemikiran semacam inilah yang bakal membikinnya menjadi belagu dan sok jagoan. Lebih parahnya, ia bakal menjadi terus cuek dan egois. Suatu  pertanda bahwa ia telah termakan oleh delusinya. Pada titik tertentu, ia bakal mempunyai keyakinan sanggup menaklukkan wanita manapun di dunia ini, jadi terus tidak menghargai kamu.

Tapi tenang saja, apabila faktor ini terjadi pada kekasihmu, maka lanjutkan dengan menerapkan metode ke tiga.

Biarkan Egonya Kelaparan

Seusai 90 hari kalian memberi makan egonya dan dirinya berubah menjadi pria yang belagu dan tidak menghargai kamu, maka telah saatnya untuk berhenti meperbuat semua itu. Berhentilah memberbagi perhatian dan pujian. Jangan lagi ada sikap manis di depannya. Tarik semua kebaikan dan kehangatan yang selagi ini kalian tawarkan, sesuatu yang mungkin ia pikir telah menjadi miliknya. Biarkan egonya kelaparan!

Telah saatya bagi kalian untuk menolak segala permintaannya, apabila butuh kalian harus mulai menjauh. Apabila sebelumnya kalian lumayan cepat dalam membalas chat-nya, maka hari ini biarkan ada jeda selagi beberapa jam sebelum membalas. Saat bekomunikasi, berbicaralah sebutuhnya saja

Tetapi ingat, jangan hingga kalian marah alias mengomel di depannya, tahan diri kamu! Sekalipun pada bagian ini kalian sedang berusaha untuk membikin egonya kelaparan, kalian harus tetap terkesan kalem, tetapi tetap tegas. Nah, ketiadaan emosi dari kalian inilah yang kemudian dapat membikinnya panik, jungkir balik, hingga kebingungan.

Biasanya, lewat tutorial membikin pria bertekuk lutut ini, sang pria bakal mulai menempuh segala macam tutorial demi dapat memperoleh “hak-haknya” yang telah hilang tersebut. Dirinya mulai menunjukkan sikap meraung, mengomel, berteriak, marah, menuntut, hingga mengancam kalian supaya mau memberbagi segala perhatian itu kembali.

Ia bakal berubah menjadi layaknya anak kecil yang sedang ngambek kerana mainannya diambil. Apabila faktor ini telah terjadi maka tugas kalian sebagai seorang wanita lumayan sederhana: Jangan bergeming. Kalian harus tetap tegas. Rutin ingat bahwa tidak ada seorangpun yang dapat memaksa kalian untuk meperbuat sesuatu yang tidak kalian inginkan, tergolong pacar kamu.

Apa yang terjadi pada bagian ini adalah sang pria mengalami suatu  insiden yang disebut reality crash. Ia mulai kehilangan kendali. Apabila selagi ini ia percaya bahwa ia telah mempunyai kalian sepenuhnya tanpa syarat, tetapi kenyatannya nyatanya tidak demikian.

Dia merasa bahwa segala perhatian yang selagi ini kalian berbagi telah menghilang. Ia mulai menyadari bahwa semua perasaan luar biasa yang ia rasakan selagi ini adalah hasil dari perhatian dan kasih sayang kamu.

Seusai kalian sukses luar biasa semua perhatian dan kasih sayang tersebut, maka egonya pun mulai runtuh. Ia terbangun bahwa ia hanyalah sosok pria yang tetap membutuhkan kehadiranmu. Ia bakal mulai meperbuat segala tutorial demi memperoleh semua perhatian itu kembali. Ia pun bakal mulai mengakui segala kesalahannya dan memohon pada kalian untuk memaafkannya.

Nah, saat ini kalian telah memegang kendali. Silahkan menerimanya kembali dengan memberbagi sejumlah persyaratan yang kalian inginkan.

Semacamnya, kalian juga sempat mengalami faktor semacam ini bukan?

Saat di mana kalian telah kehilangan perasaan pada kekasihmu dan memutuskan untuk mengakhiri hubungan, ia tiba-tiba saja berbalik dan mengejarmu kembali. Dan inilah proses psikologis yang sedang terjadi: Mengemis dan memohon.

Comments

comments