Sebuah video mengejutkan banyak orang. ada ceceran darah di lantai sekitar masjidil haram, Kabah. Beberapa ada yang mengatakan kalau darah ini adalah darah jamaah yang terinjak2 dan mengalami luka2 saat tawaf.

info berbeda dari pihak Saudi yang mengatakan bahwa kejadian ini adalah karena salah seorang jamaah asal afrika yang menyelinap saat tawaf sehingga ia terjepit serta terinjak-injak dan mengalami luka-luka

Seorang jamaah haji dari Pakistan yang belum diketahui identitasnya mengalami luka berat setelah terpental saat mencoba mencium hajar aswad pada Jumat (29/09) kemarin malam.

Ainur Rofiq (33) Salah satu saksi yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa korban awalnya melakukan aktifitas tawaf di sekitar Kabah.

Namun pada putaran tawaf yang kedua tiba-tiba saja jamaah haji tersebut mencoba untuk mencium hajar aswad dengan cara tak wajar, yakni dengan tidak mau mengantri, malah menarik tubuh orang-orang yang ada di depannya dengan kedua tangannya sepenuh tenaga.

Tubuh jamaah yang ditarik itu ternyata berpegangan dengan pundak orang yang ada di depannya lagi, Sontak tubuh mereka pun berjatuhan dan menimpa tubuh korban dan satu jamaah haji wanita asal Bangladesh.

Korban yang tertimpa sekitar puluhan jamaah haji Afrika langsung tak sadarkan diri, Dari kepala dan mulutnya mengeluarkan darah cukup banyak.

Sementara itu jamaah haji wanita yang juga tertimpa mengalami patah tulang tangan dan pendarahan di hidungnya.

Belum diketahui secara pasti kondisinya saat ini, Namun pihak keamanan masjidil haram telah membawa kedua korban tersebut ke Rumah Sakit Ajyad yang berada tepat di bawah hotel Al Safwah Makkah.

Sebagaimana diketahui dan tertuang dalam kitab-kitab Manasik Haji bahwa mencium Hajar Aswad hukumnya adalah sunnah namun bisa menjadi haram jika malah melakukan perbuatan dzalim terhadap orang lain.

Sebagaimana diriwayatkan dari Sahabat ‘Abis bin Robi’ah, ia berkata, “Aku pernah melihat ‘Umar (bin Al Khottob) mencium hajar Aswad.

Lantas ‘Umar berkata, “Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau hanyalah batu. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menciummu, maka tentu aku tidak akan menciummu” (HR. Bukhari).

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hajar aswad turun dari surga padahal batu tersebut begitu putih lebih putih daripada susu. Dosa manusialah yang membuat batu tersebut menjadi hitam”.

 

nara sumber: http://palembang.tribunnews.com

Comments

comments